Stok Beras Perum Bulog Aman Hingga Tiga Bulan ke Depan
Papua60detik - Jelang Nataru, Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Timika memastikan ketersediaan beras untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terpenuhi dan tercukupi.
Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Pembantu (KCP) Timika Riyadi Muslim menyebut Perum Bulog Mimika masih memiliki stok yang mencukupi untuk tiga bulan ke depan. Beras SPHP tersedia sekitar 2000 ton, dan masih ada 2000 ton dalam proses pembongkaran di pelabuhan.
Baca Juga: Bakal Diresmikan Menkop, Koperasi Merah Putih di Atuka Diproyeksi Jadi Penggerak Ekonomi Lokal
Sementara untuk beras premium masih tersedia 35 ton. Diperkirakan akan masuk lagi sekitar 100 ton untuk persiapan penjualan di tahun depan.
"Jadi stok kami memang cukup jelang Nataru ini. Tidak ada kenaikan harga. Beras masih Rp13.500 ribu per kilo," kata Riyadi saat diwawancarai, Jumat (20/12/2024).
Perum Bulog juga bekerja sama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperibdag) dan Dinas Ketahanan Pangan dalam melaksanakan gerakan pasar murah.
"Dalam bukan Desember ini ada 6 titik pelaksanaan pasar murah. Kemarin ada di SP 1 satu dekat pemukiman saudara kita Nasrani, terakhir nanti hari Sabtu di Eme Neme," terang Riyadi.
Untuk menstabilkan harga pangan, Perum Bulog juga bekerja sama dengan masyarakat dalam menjalankan program Rumah Pangan Kita (RPK). Ada 50 RPK yang tersebar dengan baik di beberapa pasar di Mimika dan juga SP-SP.
Selain stok beras, Riyadi mengungkapkan persediaan minyak goreng masih ada sekitar 3000 liter, gula 5 ton, dan tepung 2 ton. (Martha)