Tahan Imbang Tuan Rumah, Tim Sepak Bola Putra Papua Pegunungan Lolos ke PON XXI
Papua60detik - Tim sepak bola putra Papua Pegunungan memastikan diri lolos ke PON XXI Aceh-Sumut usai menahan imbang tim tuan rumah Papua Tengah 1-1 pada laga babak kualifikasi Zona DOB Papua di Stadion Wania Imipi, Mimika, Minggu (28/1/2024).
Skor imbang itu mengokohkan Tim Papua Pegunungan kokoh di puncak klasemen dengan mengoleksi 5 poin. Tim tuan rumah juga mengoleksi 5 poin, tapi kalah di selisih gol. Papua Pegunungan yang mengoleksi 9 gol, sementara Papua Tengah hanya mengoleksi 4 gol.
Di laga penentu ini, kedua tim mempertontonkan permainan memukau dengan saling menyerang.
Pada menit ke-18, Ndwai Erikson Wandik, pemain Papua Pegunungan membuat kesalahan fatal. Tanpa sengaja ia memasukkan bola ke gawang timnya sendiri. Papua Tengah. unggul 1-0.
Tertinggal, Papua Pegunungan inisiatif menyerang ke pertahanan Papua Tengah. Akhirnya, di menit ke-40, tim Papua Pegunungan menyamakan skor lewat tendangan keras Tirie Adriano Manuri dari luar kotak penalti. Skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua jual beli serangan pun lagi-lagi terjadi antara kedua tim. Peluang-peluang indah dari pemain Papua Tengah tidak dapat diselesaikan dengan baik. Sebaliknya tim Papua Pegunungan pun mendapatkan peluang cantik, juga tidak dapat dikonversi jadi gol.
Skor 1-1 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
"Walaupun sebenarnya dari hasil tadi kita kurang puas, banyak peluang namun tidak gol, tapi itu sepak bola. Meskipun hasil imbang, Papua Pegunungan tetap lolos ke PON Aceh-Sumut 2024 mewakili 4 DOB," kata Pelatih Kepala Papua Pegunungan, Sahala Sarage.
Dengan lolosnya, Tim sepak bola putra ini, Papua Pegunungan telah mengantongi tiga dari empat tiket PON XXI yang diperebutkan di babak kualifikasi zona DOB Papua.
"Kemarin terlebih dahulu tim futsal putra-putri sudah lolos, sekarang sepakbola putra kami lolos ke PON Aceh-Sumut 2024," kata Ketua Kontingen Papua Pegunungan, Letkol Cpn Atenius Murib.
Mewakili pemain Papua Pegunungan Muhammad Bahari Kurniawan mengaku bersyukur atas pencapaian hari ini.
"Memang target kita harus menang untuk bisa mewakili 4 DOB yang baru dibentuk ini di PON Aceh-Sumut 2024," katanya.
Sementara itu Pelatih kepala tim putra Papua Tengah, Gad S Tekege mengaku dirinya puas dengan hasil yang diraih anak asuhnya meski gagal lolos ke PON.
Ia mengaku dalam mempersiapkan timnya, minim perhatian dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Ia berharap ke depan Pemerintah Provinsi Papua Tengah memperhatikan secara serius persiapan atlet sepak bola.
"Supaya ke depannya kita tidak sia-sia. Potensi pemain Papua Tengah bagus, cuma kita persiapkan kurang baik. Sukses untuk Papua Pegunungan yang berhasil raih 1 tiket ke PON XXI Aceh-Sumut 2024," ucapnya.
Kapten tim Papua Tengah Bentitus Kotouki mengakui rekan-rekannya bermain cukup bagus, sehingga bisa menahan imbang tim Papua Pegunungan yang kebanyakannya merupakan pemain liga.
"Saya bangga sekali teman-teman bermain sangat bagus, dan untuk pemain Papua Pegunungan memang dari akademi jadi mereka main bagus," katanya.
Sementara itu di pertandingan kedua yang mempertemukan tim Papua Selatan dan Papua Barat Daya juga berakhir dengan skor akhir imbang 1-1. (Eka)