Tarada & Slaber Luncurkan Saturday Coffee Run Dorong Gerakan Hidup Aktif
Papua60detik – Tren Pelari Kalcer yang kini digandrungi anak muda di Timika terus berkembang pesat. Fenomena ini tak lagi sekadar aktivitas lari, tetapi telah menjadi perpaduan antara kebugaran, gaya hidup, dan identitas komunitas. Momentum inilah yang mendorong kolaborasi Tarada dan Slaber untuk membangun gerakan baru yang lebih positif dan berkelanjutan.
Pada Sabtu (29/11/2025) pagi, kolaborasi Tarada & Slaber resmi memulai kegiatan perdananya melalui Saturday Coffee Run. Kegiatan ini mengambil titik start di Caffe Slaber, Jalan Cenderawasih, dan kembali finis di lokasi yang sama. Menariknya, seluruh peserta tampil kompak dengan dresscode hitam yang menjadi ciri khas gelaran perdana tersebut.
Kolaborasi Tarada x Slaber dibangun atas semangat yang sama: menghidupkan budaya hidup sehat, aktif, dan kebersamaan. Tarada sebagai komunitas lokal dan Slaber sebagai brand yang dekat dengan anak muda, sepakat menciptakan ruang yang inklusif, kreatif, dan berdampak bagi masyarakat.
“Ke depan, kolaborasi Tarada x Slaber diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan yang memperkuat komunitas lokal dan membuka ruang bagi lebih banyak kegiatan positif. Kami ingin sinergi ini menginspirasi generasi muda untuk hidup lebih aktif, kreatif, dan saling mendukung,” kata Remond, Owner Slaber.

Fenomena Pelari Kalcer menjadi salah satu kekuatan utama gerakan ini. Bagi anak muda, lari kini memiliki kultur tersendiri dan berkembang menjadi aktivitas sosial yang mempererat koneksi antarwarga.
“Lari sekarang punya ‘kalcer’-nya sendiri. Esensinya sudah bergeser dari performa individual menjadi pergerakan sosial,” ujar Oshin, Founder Tarada.
Ia menyebut gerakan Pelari Kalcer sebagai tren yang transformatif. “Saat gaya hidup sehat dikemas dengan fun, komunitas, dan kultur, ia menjadi magnet positif yang berkelanjutan bagi generasi muda.”
Tarada x Slaber berkomitmen menghadirkan pengalaman berlari yang berbeda melalui rangkaian kegiatan dan event yang unik. Inisiatif ini diharapkan dapat melahirkan tren positif baru yang memberi dampak nyata bagi masyarakat di Kabupaten Mimika. (Faris)