Timika 2024: Kriminalitas Naik, Curanmor Paling Banyak
Analisa dan evaluasi akhir tahun 2024  Polres Mimika, Selasa (31/12/2024).. Foto: Eka/ Papua60detik
Analisa dan evaluasi akhir tahun 2024 Polres Mimika, Selasa (31/12/2024).. Foto: Eka/ Papua60detik

Papua60detik - Sepanjang 2024, kasus kriminalitas di Timika Provinsi Papua Tengah tercatat naik 7,33 persen. 

Polres Mimika mencatat, total kriminalitas pada 2023 sebanyak 915. Angkanya meningkat di  2024 sebanyak 982 kasus, naik 67 atau 7,33 persen. Total kasus kriminal yang sudah selesai penyidikan pada 2023 sebanyak 151 dan di 2024 turun jadi 142 atau 5,10 persen. 

"Kejahatan konvensional seperti pencurian pada 2023 sebanyak 156 dan telah selesai 13 kasus, di 2024 ada 155 selesai 7, curanmor di 2023 sebanyak 237 selesai 13 dan 2024 ada 279 selesai 14," sebut Kapolres Mimika AKBP I Komang Budiartha saat analisa dan evaluasi akhir tahun, Selasa (31/12/2024). 

Masih di kejahatan konvensional, kasus penganiayaan turun di 2024 yakni 118 kasus, selesai penyidikan 20 kasus. Tahun sebelumnya, kasus penganiayaan tercatat sebanyak 137. Pengeroyokan tercatat mengalami kenaikan yakni 70 kasus dibanding tahun 2023 sebanyak 49 kasus. Kasus perusakan di 2023 sebanyak 45 kasus turun jadi 32 kasus di sepanjang 2024.

"Untuk kasus perlindungan anak di 2023 da 54 kasus dan telah selesai 22, di 2024 ada 58 kasus selesai 13, dan di 2023 curas 40 kasus selesai 4 di 2024 ada 23 kasus selesai 7," sebut Kapolres. 

Sepanjang 2024 juga terjadi aksi pemalangan sebanyak 14 kali, unjuk rasa 18 kali, pertikaian antar kelompok 4 kali dan penyerangan kantor pemerintah 1 kali. 

Selain itu, di tahun 2024, Polres Mimika menyita sebanyak 764,38 liter miras jenis sopi atau cap tikus dan mengamankan 11 unit kendaraan roda dua tanpa surat-surat. (Eka)