Timika - Manokwari Tukaran Kakansar
Serah terima jabatan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika dari Monce Brury kepada Leo Mercy Randang, Rabu (10/02/2021). Foto: Fachruddin Aji
Serah terima jabatan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika dari Monce Brury kepada Leo Mercy Randang, Rabu (10/02/2021). Foto: Fachruddin Aji

Papua60detik - Setelah tiga tahun mengepalai Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kabupaten Mimika, Monce Brury dipindahtugaskan ke Manokwari.

Uniknya, di Manokwari ia menggantikan George Leo Mercy Randang yang kini ditugaskan mengganti Monce sebagai Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mimika.

Acara serah terima jabatan (Sertijab) dilaksanakan di kantor SAR Timika, Rabu (10/02/2021) Pergantian tersebut dilaksanakan berdasarkan surat keputusan Badan SAR Nasional bernomor KBSN-02/KP.03.06/1-BSN/2021 tertanggal 13 Januari 2021 tentang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian Dari dan Dalam Jabatan di Lingkungan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Nasional.

Bagi Monce, pergantian dalam sebuah organisasi merupakan hal lumrah. Pergantian diperlukan agar organisasi berkembang dan beregenerasi.

Ia berharap, Kakansar yang baru segera beradaptasi dengan SAR Mimika.

“Di sini hal yang berkaitan dengan kecelakaan pelayaran, hal yang membahayakan manusia sampai dengan penerbangan itu ada. Jadi perlu ada koordinasi dengan stakeholder dan potensi termasuk TNI – Polri dan pemerintah daerah untuk menunjang atau mendukung pelaksanaan operasi,” pesan Monce.

Ia menyampaikan permohonan maaf kepada siapapun jika ada kekurangan selama dua tahun sebagai Kabid dan tiga tahun mengepalai Kantor SAR Timika.

Sementara itu, Kepala SAR Timika yang baru George Leo Mercy Randang mengatakan, setiap pemimpin SAR pasti akan menyiapkan rencana dengan tujuan meningkatkan pelayanan publik terkait dengan tugas pokok pencarian dan pertolongan.

“Di wilayah kami di Manokwari juga banyak kecelakaan kapal, kondisi membahayakan, orang hilang di hutan, perbukitan juga perahu atau long boat hilang. Itu cukup banyak di Manokwari," ungkapnya.

George berjanji akan berkonsolidasi dengan instansi yang berkaitan dengan tugas Basarnas. Ia percaya, apa yang sudah dilaksanakan pemimpin sebelumnya sudah baik dan luar biasa.

George mengungkap fakta, seperti di Kantor SAR lainnya, termasuk di Timika jumlah personelnya dinilai masih kurang. Kendati demikian, menurutnya hal tersebut tidak akan mengurangi kinerja SAR dan kerja sama operasi dengan TNI – Polri.

“Karena kekurangan ini bagian dari dinamika. Karenanya, kami akan menyiapkan langkah-langkah untuk menindaklanjuti apa yang pimpinan sebelumnya sudah lakukan," tutupnya. (Fachruddin Aji)