TPNPB Klaim Rampas Dua Senjata Polri, Kaops Damai Cartenz: Tidak Benar
Kaops Damai Cartenz-2025 Brigjen Faizal Ramadhani. Foto: Satgas Humas Damai Cartenz
Kaops Damai Cartenz-2025 Brigjen Faizal Ramadhani. Foto: Satgas Humas Damai Cartenz

Papua60detik - Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengklaim telah merampas dua senjata api milik polisi pada peristiwa penembakan anggota Polres Puncak Jaya, 21 Januari 2025 lalu. 

Polri membantah klaim itu. Kaops Damai Cartenz Brigjen Faizal Ramadhani mengatakan, informasi perampasan dua senjata api milik anggota Polri di Puncak Jaya adalah tidak benar atau hoax. 

Narasi yang beredar tersebut, katanya, merupakan propaganda yang bertujuan menimbulkan keresahan di masyarakat.

"Kami memastikan bahwa klaim pencurian senjata api oleh KKB ini adalah informasi yang tidak benar. Ini adalah bagian dari propaganda yang sengaja disebarkan untuk memengaruhi opini publik dan menciptakan ketakutan di masyarakat," ujar Faizal dalam keterangan tertulis.

Katanya, Polri bersama TNI tetap fokus menjalankan operasi penegakan hukum di Papua untuk melindungi masyarakat dari ancaman KKB. Polri tidak akan terpengaruh oleh narasi-narasi yang dibuat untuk mengalihkan perhatian aparat keamanan.

"Kami tetap fokus pada misi utama kami, yaitu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Setiap aksi KKB yang melanggar hukum akan ditindak sesuai aturan yang berlaku. Polri dan TNI bersinergi penuh untuk memastikan stabilitas di wilayah Papua," tambahnya.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo mengimbau masyarakat tidak mudah percaya pada informasi yang tidak terverifikasi. Ia meminta masyarakat selalu mengecek kebenaran informasi yang beredar dan tidak mudah terprovokasi.

"Kami mengimbau masyarakat Papua untuk tetap tenang dan tidak terhasut oleh propaganda yang disebarkan oleh KKB. Semua informasi resmi terkait situasi keamanan di Papua hanya disampaikan melalui saluran resmi Polri. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kedamaian di Papua," kata Yusuf.

Sementara itu, Panglima Umum TPNPB, Jenderal Goliath Tabuni  mengaku menyita dua senjata api berjenis pistol glock.

"Sementara kedua senjata tersebut telah berada di markas TPNPB sebagai aset kami dan jika aparat militer berkeinginan untuk mengambil senjata dinas anda, silakan datang ke markas kami," ujarnya dalam keterangan tertulis. (Eka)