Wabup Nabire: TMMD Jawaban Pembangunan di Wilayah Terpencil
Wakil Bupati Nabire Burhanuddin Pawennari serahkan alat kerja fisik kepada satgas TMMD. Foto : Elias/ Papua60detik
Wakil Bupati Nabire Burhanuddin Pawennari serahkan alat kerja fisik kepada satgas TMMD. Foto : Elias/ Papua60detik

Papua60detik - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 tahun anggaran 2025 resmi dibuka di Kampung Manunggal Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Rabu (23/7/2025). 

Upacara pembukaan yang dipusatkan di Legari SP4 tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati Nabire, Burhanuddin Pawennari, selaku Inspektur Upacara.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Burhanuddin Pawennari menyampaikan apresiasi tinggi kepada TNI, khususnya Kodim 1705/Nabire, atas kontribusinya dalam pembangunan daerah pedesaan.

"TMMD bukan hanya soal pembangunan fisik seperti jalan dan jembatan, tetapi juga menyentuh aspek non-fisik seperti penyuluhan kebangsaan, kesehatan, hingga ketertiban masyarakat," kata Pawennari

Dia menekankan bahwa, TMMD adalah solusi konkret untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat, terutama di kampung-kampung terpencil.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung penuh kegiatan TMMD dan menjadikannya sebagai momentum memperkuat gotong royong. 

"Tunjukkan bahwa negara hadir hingga ke pelosok. Bekerjalah dengan hati, karena setiap peluh saudara adalah harapan masyarakat kita," pesannya kepada personel Satgas TMMD.

Sementara itu, Pasiter Kodim 1705/Nabire, Kapten Inf Sunata, dalam laporannya menyebut TMMD ke-125 yang akan berlangsung hingga 21 Agustus 2025 menyasar program fisik dan non fisik.

Untuk mendukung seluruh kegiatan tersebut, TMMD ke-125 didukung anggaran total senilai Rp2,49 miliar, yang terdiri dari dana Kodim 1705/Nabire sebesar Rp490,5 juta dan APBD Kabupaten Nabire sebesar Rp2 miliar.

"Melalui TMMD, TNI terus menunjukkan komitmennya dalam membangun Indonesia dari wilayah terluar dan terpencil, serta mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat untuk Papua Tengah yang maju, adil dan sejahtera," tambahnya. (Elias)