Warga Keluhkan Bundaran Petrosea ke Hotel Noken Tak Ada Putaran, Anggota Dewan Minta Kaji Ulang
Papua60detik - Anggota DPRD Mimika, Herman Gafur menyoroti tidak adanya putaran dari Bundaran Petrosea hingga ke arah Hotel Noken di Jalan Cenderawasih. Warga harus memutar hampir 2 kilometer, yang dinilai merugikan mereka.
"Kita berharap koordinasi pengaturan jalan raya ini antara Lantas dan Perhubungan ini bentul-betul harus satu visi. Jangan perhubungan lain, habis itu lantas lain ini kan tidak boleh karena nanti yang dikorbankan masyarakat Mimika,," kata Herman, Rabu (8/1/2025).
Apalagi menurutnya, di sepanjang area itu minim jalan alternatif yang bisa dipilih warga. Ia lantas meminta Dinas Perhubungan mengkaji ulang kebijakannya.
“Kalau pertimbangan kepadatan kendaraan untuk saat ini saya rasa belum terlalu padat selama ini kan baik-baik saja tapi kenapa putaran kapsul itu yang tadi menjadi jalan alternatif masyarkat sekitar situ ini harus memutar kurang lebih 2 sampai 3 kilo,” kata Herman .
Hal ini menjadi sorotan karena kawasan tersebut terdapat banyak aktivitas perekonomian mulai dari bank, hotel, rumah makan, pertokoan, pusat perbelanjaan, rumah Ibadah serta kantor.
“Hal-hal seperti ini kan harus duduk sama-sama, kajian akademisnya seperti apa, analisis lapangannya seperti apa, asas manfaatnya seperti bagaimana supaya betul-betul setiap kebijakan itu bermuara kepada kepentingan masyarakat," tambah Herman.
Keluhan serupa datang dari warga. Agnes, seorang pekerja yang harus melintasi jalur tersebut setiap pagi. Ia mengaku sering kerepotan karena harus memutar jauh ketika ada kebutuhan mendesak.
"Kalau ada yang lupa saya bawa, saya harus mutar jauh sekali. Ini makan waktu," ungkap Agnes.
Petrus, warga lain, mengungkapkan banyak pengendara motor akhirnya melanggar aturan lalu lintas.
"Saya sering lihat pengendara motor lewat trotoar pejalan kaki untuk menghemat waktu. Itu karena tidak ada kapsul putaran," katanya. (Faris)