Waspada, Kasus Demam Berdarah di Merauke Lagi Naik
Papua60detik - Data pasien RSUD Merauke menunjukkan peningkatan kejadian kasus demam berdarah dengue (DBD). Di Februari ini saja, RSUD Merauke telah menangani 30 pasien DBD.
Meski begitu, Kepala Humas & Hukum RSUD Merauke dr Paul Kalalo mengatakan peningkatan kasus itu masih dalam batas kewajaran, belum masuk kategori Kejadian Luar Biasa atau KLB.
Baca Juga: RSUD Mimika Tambah Ruang Rawat Inap
Pasien DBD yang ditangani RSUD Merauke sebagian besar adalah anak-anak berusia di bawah 12 tahun.
Kapasitas ruang perawatan hingga saat ini masih mencukupi. RSUD Merauke menyiapkan antisipasi berupa opsi merujuk pasien ke rumah sakit lain jika terjadi ledakan kasus signifikan.
“Karena kita punya ruangan terbatas, jadi apabila sudah tidak cukup akan dirujuk” ujar dr Paul Kalalo, Kamis (22/2/2024).
DBD merupakan penyakit berbasis lingkungan. Disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti. Nyamuk ini cenderung menggigit pada pagi dan sore hari.
“Saya imbau masyarakat Merauke untuk menjaga kebersihan lingkungan rumah masing- masing agar terhindar dari DBD,” imbaunya. (Ami)