Yesaya Adadikam Perjuangkan Aspirasi Perguruan Tinggi Jika Terpilih
Papua60detik - Sosok Yesaya Michael Adadikam. gampang dikenali, Rambutnya panjang, gondrong. Ia adalah Calon Legislatif Partai Garuda daerah pemilihan (Dapil) 4 Kabupaten Mimika.
Sebagai Caleg, salah satu fokusnya adalah perkembangan pendidikan, khususnya pendidikan tinggi.
Baca Juga: Natalis Tabuni Nakhodai Nasdem Papua Tengah
"Salah satu masukan dari akademisi bahwa mereka perlu dilibatkan dalam pengambilan kebijakan di pemerintahan juga termasuk pandangan terhadap perguruan tinggi," ujarnya.
Katanya, meski di Mimika tidak ada perguruan tinggi negeri (PTN) namun dia akan mengimplementasikan undangan-undang nomor 12 tahun 2012 tentang Perguruan Tinggi. Prinsipnya, beleid itu harus mengayomi semua. Status almamater baik negeri maupun swasta harus diperlakukan sama termasuk dalam hal beasiswa harus merata.
"Mahasiswa di perguruan tinggi swasta juga harus dapat, karena ini demi mencerdaskan kehidupan bangsa. Nah hal seperti itu yang menjadi masukan ke saya oleh para akademisi dan tentu akan kami perjuangkan," ucap Yesaya.
Yesaya sendiri telah maju sebagai peserta Pemilu dua kali. Di 2019 dia maju lewat Perindo tapi tidak lolos. Kali ini dia optimis dapat suara 3000 di Dapil IV, Distrik Wania.
Dia berharap semua Caleg punya integritas tinggi dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat sehingga untuk mewujudkan butir dari sila keempat dalam Pancasila, berkhidmat.
"Sehingga hal-hal yang sifatnya dengan yang bertentangan tidak boleh dilakukan," ujarnya.
Untuk menghasilkan wakil rakyat yang kompeten menurutnya memang harusnya penyelenggara pemilu (KPU) mengadakan forum debat. Kemampuan dan gagasan yang ditawarkan Caleg akan terlihat di forum debat.
"Jadi saya senang kalau ada debat, karena nanti yang akan berkompetisi itu adalah para caleg yang betul-betul siap dengan kemampuan dia sebagai representatif masyarakat," katanya.
"Tapi sudah tinggal 10 hari lagi ini, saya akan fokus dalam mengawal suara di tiap TPS dengan menghadirkan saksi demi terwujudnya pemilu yang berlangsung damai dan jujur," pungkasnya.
Ia meminta KPPS yang bertugas di TPS yang telah dilantik harus bekerja dengan jujur dan profesional. (Eka)