Zulkifli Hasan Konsolidasikan PAN Hadapi Pemilu di Timika
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menghadiri Konsolidasi pemenangan Pilpres dan Pileg 2024 di Timika, Selasa (23/01/2024). Foto: Martha/Papua60detik
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menghadiri Konsolidasi pemenangan Pilpres dan Pileg 2024 di Timika, Selasa (23/01/2024). Foto: Martha/Papua60detik

Papua60detik - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan menghadiri konsolidasi pemenangan Pilpres Prabowo-Gibran dan Pileg 2024 di Timika, Selasa (23/01/2024).

Zulkifli dan rombongan tiba di tempat konsolidasi pukul 15.00 WIT. Ia disambut riuh kader PAN setempat dan para simpatisan yang sejak pagi menunggu. Kedatangannya juga disambut dengan tarian khas dari Papua.

"Saudara-saudara sekalian untuk kesekian kalinya saya datang ke Papua. Kira-kira 15 kali. Sebulan lalu saya datang juga bagi-bagi Bansos. Hari ini saya ke Merauke lalu terbang ke Timika dengan tujuan yang sama, yaitu konsolidasi kemenangan Prabowo-Gibran di Pilpres mendatang," ujar Hasan dalam sambutannya.

Menurut Zulkifli, Papua adalah daerah yang sangat penting. Daerah yang penuh potensi. Dia juga mengatakan bahwa Papua itu sangat cinta pada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Potensi apa yang dimaksud, tak ia detilkan.

"Kita harus harus kasih hati, jiwa dan kepercayaan pada Papua. Insyaallah akan bisa berkembang," tambahnya. 

Zulkifli mengaku Papua sudah menjadi bagian dari hidupnya. Dia bilang tidak pernah khawatir pergi berkunjung ke Wamena dan Yahukimo karena sudah terjalinnya rasa persaudaraan. Hal itu membuat dirinya berkeinginan supaya Papua memiliki wakil di pusat sehingga apa yang menjadi aspirasi di Papua bisa disuarakan.

Sesuai dengan misinya ke Papua, dia meminta kader PAN mencapai 100 persen suara untuk kemenangan Prabowo-Gibran. 

Zulkifli mengingatkan para kader selalu ingat dengan simbol PAN, yaitu matahari yang memiliki filosofi tidak pernah membeda-bedakan. Matahari memberikan terang yang sama bagi semua orang. Memberikan kehidupan yang sama kepada siapa saja.

"Oleh karena itu, di sisa waktu yang tidak banyak lagi, seluruh kader harus bisa bekerja keras merebut suara untuk Pilpres dan DPRI pusat. Kalau provinsi dan kabupaten dapat, maka kita bisa bertarung di Pilkada," pungkasnya. (Martha)