40 Ton Sampah Distrik Mimika Baru, Hanya Sebagian Kecil Masuk Bank sampah
Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun, foto: Martha/ Papua60detik
Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun, foto: Martha/ Papua60detik

Papua60detik - Setiap hari warga Distrik Mimika Baru menghasilkan sampah hampir 40 ton. 

Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun menjelaskan bahwa jumlah tersebut berasal dari 11 kelurahan dan belum termasuk sampah dari tiga kampung (Nayaro, Minabua, Hangaitji). Paling banyak menghasilkan sampah adalah Kelurahan Timika Indah dan Koperapoka. 

Merlyn mengaku, sebagian sampah masuk dari luar Distrik Mimika Baru.

"Jadi sebenarnya tinggi. Nah, ini yang tadi kami bilang, bukan murni produksi dari Mimika Baru, tapi karena kami ini pusat kota, kemudian ada sekolah, jadi misalnya antar anaknya, satu kali buang sampah sudah di sini," ujar Merlyn saat diwawancarai, Senin (05/05/2026). 

Sekitar 80 persen sampah yang ada di Mimika berasal dari Distrik Mimika baru mencapai 40 ton per harinya. Merlyn menjelaskan 6 sampai 10 ton dari total tersebut mampu dikelola oleh bank sampah, sisanya diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Iwaka. 

Sebagai wajah Kota Timika, Distrik Mimika Baru berfokus menjaga estetika kota. Namun, dalam pelaksanaannya masih ada masyarakat yang membuang sampah di luar jadwal yang telah ditentukan, sehingga petugas harus kembali berkeliling untuk mengangkutnya.

Merlyn mengaku, perhatian pemerintah distrik saat ini banyak tersita pada pengelolaan sampah, sehingga terkesan hanya mengurusi sampah, padahal banyak program lain yang sedang ditangani. Selain urusan bantuan-bantuan, saat ini pemerintah distrik juga sedang fokus pada pemilihan dan pemekaran RT. 

Mengatasi masalah sampah ini, Merlyn mengatakan sudah mendorong agar ada regulasi yang lebih spesifik mengatur jadwal serta batas wilayah. (Martha)