Akhirnya Timika Punya Klub Basket yang Berlaga di IBL
General Manajer, Ronaldo Omaleng didampingi Marketing dan PR NSH Mountain Gold Timika  Frita Margaretha. Foto: Burrhan/Papua60detik
General Manajer, Ronaldo Omaleng didampingi Marketing dan PR NSH Mountain Gold Timika Frita Margaretha. Foto: Burrhan/Papua60detik

Papua60Detik - Kabupaten Mimika resmi memiliki klub basket profesional yang berlaga di Indonesia Basketball Legue (IBL) setelah mengakuisisi klub asal Jakarta, NSH, Jumat, (11/12/2020).

Klub basket asal Timika yang sebelumnya bernama Mountain Gold Timika berganti nama menjadi NSH Mountain Gold Timika dan siap berkompetisi di ajang IBL musim 2021.

Kabar tentang akuisisi NSH Jakarta oleh Klub Mountain Gold sendiri didapat dari surat resmi yang dikirimkan oleh pihak NSH kepada manajemen IBL Indonesia pada awal November 2020 lalu.

"Sehubungan dengan adanya akuisisi atas klub kami NSH Jakarta dengan Mountain Gold , kami menginformasikan pula kepada Indonesia Basketball League (IBL) mengenai akusisi klub kami dimana akan dilakukan tanda tangan akuisisi tersebut," ujar Manajer NSH, Yusuf Arlan.

"Hal-hal yang menyangkut urusan administrasi akuisisi klub akan segera kami selesaikan dan kami informasikan pula kepada pihal IBL," tambahnya.

Selain berganti nama menjadi NSH Mountain Gold Timika pada kompetisi IBL musim 2021, perubahan juga akan menyasar pada logo yang akan mereka kenakan.

Meski tetap mempertahankan nuansa warna oranye dan hitam, namun penambahan gambar tiga buah gunung pada bagian atas logo resmi mereka, membuat tampilan logo anyar NSH tampak lebih garang.

Kabar soal bergabungnya Mountain Gold di kompetisi IBL 2021 sebenarnya sudah terdengar sejak beberapa bulan lalu. Namun tak ada yang menyangka kalau ternyata klub asal Timur Indonesia tersebut akan melebur ke dalam salah satu tim langganan kompetisi IBL Indonesia.

"Tentunya menjadi sebuah langkah besar bagi kami untuk bisa berkompetisi di IBL musim depan. Semoga keputusan kami untuk melebur bersama klub kawakan basket nasional ini bisa membantu kami meraih prestasi terbaik di kompetisi IBL musim 2021 nanti," ucap General Manajer Mountain Gold Timika, Ronaldo Omaleng saat press rilis di Timika, Kamis (10/22/2020).

"Pastinya banyak hal positif yang menjadi pertimbangan hingga akhirnya membuat kami memilih melebur bersama NSH. Jujur saja kami sudah tidak sabar untuk bisa memperkenalkan tim ini kepada publik basket tanah air," sambung Marketing dan PR Mountain Gold, Frita Margaretha.

NSH Jakarta sendiri terbilang memiliki rekam jejak cukup panjang di kancah basket Indonesia. Diprakarsai oleh sejumlah anak muda pada tahun 1994, NSH kemudian mulai mengukir prestasi di sejumlah jenjang kompetisi basket Indonesia mulai dari Divisi II, Divisi I, Kejurnas, hingga Kobatama.

Langkah NSH di kompetisi profesional dimulai pada musim 2011-2012. Klub yang juga pernah menggunakan nama NSH GMC Riau ini kemudian terus menunjukkan konsistensi hingga mampu neramaikan play-off IBL di musim 2016-2017.

Di musim 2019, NSH bahkan mampu menjadi salah satu tum kandidat juara setelah berhasil keluar sebagai pemuncak klasemen Divisi Merah. Sayangnya kala itu langkah NSH harus terhenti di semifinal.

Kini dengan sokongan dari Mountain Gold, NSH akan mengganti nama tim menjadi NSH Mountain Gold Timika , nama yang akan mereka sandang nantinya. Pastinya, hal ini patut diwaspadai oleh  klub2 lainnya

Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah, memberikan dukungan atas merger kedua tim ini.

"Merger ini menunjukkan tekad kuat Mountain Gold untuk berkiprah pada level tertinggi. Mereka sebelumnya mendaftar sebagai klub baru IBL, namun karena slot untuk klub baru untuk musim ini hanya dua tim, mereka akhirnya memutuskan untuk melebur dengan NSH," kata Junas. 

Kerjasama ini juga tidak terlepas dari kemajuan prestasi NSH dalam beberapa tahun belakangan sehingga meningkatkan value klub tersebut.

“Kedepannya konsep franchise yang diterapkan liga diharapkan meningkatkan minat banyak pihak sehingga membuat industri olahraga bolabasket semakin maju”, tambah Junas.

"Hadirnya NSH Mountain Gold juga sejalan dengan visi pengembangan serta komitmen IBL mengembangkan bolabasket ke seluruh Indonesia," tegasnya. (Joe Situmorang)