Bungkus Suara untuk AIYE, Tokoh Kwamki Narama: Yang Lain Percuma
Masyarakat Distrik Kwamki bersama pasangan AIYE, Foto: Faris/Papua60detik
Masyarakat Distrik Kwamki bersama pasangan AIYE, Foto: Faris/Papua60detik

Papua60detik - Masyarakat Distrik Kwamki Narama siap memenangkan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Mimika,  Alexsander Omaleng dan Yusuf Rombe (AIYE) dalam Pilkada yang akan digelar 27 November 2024 mendatang.

Dukungan itu ditandai pesta adat bakar batu sebagai simbol diterimanya Alex Omaleng dan Yusuf Rombe masuk dalam honai besar Kwamki Narama. Acara yang dihadiri ribuan masyarakat itu dilaksankan di Lapangan Kwamki Narama dan dihadiri Alex Omaleng dan Yusuf Rombe serta tim pemenangan, Sabtu (219/2024).

Tokoh Masyarakat Kwamki Narama, Aser Murib mengatakan Omaleng tetap ada di Kwamki Narama. Untuk itu sudah menjadi keharusan, sebagai anak honai harus mendukung Alex Omaleng dan Yusuf Rombe. “Yang lain percuma. Mereka tidak akan perjuangkan kalian orang Kwamki Narama,” katanya.

“Dari Pak Klemen Tinal jadi Bupati 10 tahun, lanjut Pak Eltinus Omaleng selama 10 tahun itu semua dari Kwamki Narama. Sekarang kami juga akan menjadikan Alex Omaleng dan Yusuf Rombe menjadi Bupati dan Wakil Bupati,” sambungnya. 

Bakal calon Bupati Mimika, Alexsander Omaleng mengaku bersyukur dan berterima kasih karena diterima masuk dalam honai. Sebagai anak adat suku Amungme, ia bertekad akan melanjutkan semua program pembangunan yang sudah dijalankan oleh Eltinus Omaleng selama dua periode.

Ia mengatakan salama 10 tahun terakhir hampir tidak ada lagi konflik berdarah di Kwamki Narama. Itu salah satunya kerena peran penting Eltinus Omaleng selaku bupati. 

“Sudah aman sekarang pembangunan sudah masuk dan kita akan fokus untuk sejahterakan masyarakat,” tegasnya. 

Sementara itu Yusuf Rombe pada kesempatan menyebut Distrik Kwamki Narama adalah salah satu wilayah di Mimika yang perkembangannya cukup pesat selama masa kepemimpinan Omaleng. Untuk itu ia memastikan Kwamki Narama akan berkembang menjadi daerah maju.

Apalagi jalan utama telah dibangun, itu menandakan Kwamki Narama bukan lagi daerah terpinggirkan tetapi akan semakin berkembang. Akses masyarakat semakin mudah dengan adanya infrastruktur. 

“Kalau Tuhan mengizinkan besok kami menjadi Bupati dan wakil bupati kami akan melanjutkan,” katanya. (Faris)