Bupati Imbau Warga Tak Panic Buying LPG
Papua60detik - Bupati Mimika, Johannes Rettob mengimbau warga tidak khawatir hingga panic buying Liquefied Petroleum (LPG).
Ia menyebut, beberapa hari lalu telah masuk sekitar 700 tabung LPG ukuran 12 kg. Dengan keterbatasan tersebut, para distributor resmi hanya menjual langsung dari gudang, bukan melalui agen atau toko.
"Makanya kami tidak melaksanakan penjualan di distributor-distributor. Kalau perlu ambil di gudang dijaga Satpol PP. Tidak boleh ambil lebih," kata John Rettob saat diwawancarai, Jumat (10/04/2026).
Pada 13 dan 14 April mendatang, penjualan tabung gas diperkirakan akan kembali normal. Stok LPG akan masuk sekitar 3.000 hingga 5.000 tabung dengan berbagai ukuran.
"Masyarakat saya harap jangan panic buying. sekarang mereka bicara tentang gas LPG habis. tidak usah khawatir, masyarakat Mimika tetap tenang, gas LPG tersedia berbagai ukuran mulai tanggal 13 ke atas," tambahnya.
John Rettob menjelaskan bahwa sebelumnya memang terjadi keterbatasan stok sehingga diberlakukan pembatasan pembelian. Pemerintah akan terus melakukan pengawasan terhadap distribusi dan penjualan.
"Sekarang kita sudah melakukan pengawasan terhadap proses penjualan ini. Kemari memang ada beberapa yang mau membeli lebih dari satu, tetapi sudah kita tangani," pungkasnya. (Martha)