DPR Papua Tengah Terima Aspirasi Mahasiswa-Rakyat, Janji Teruskan ke Pusat
Tim Investigasi Kabupaten puncak bagian kanan menyerahkan aspirasi kepada DPR Papua Tengah yang di terima oleh ketua DPR Delius Tabuni didampingi Wakil ketua ll Petrus Suripatty dan sejumlah anggota DPR. Foto : Elia Douw /Papua60detik
Tim Investigasi Kabupaten puncak bagian kanan menyerahkan aspirasi kepada DPR Papua Tengah yang di terima oleh ketua DPR Delius Tabuni didampingi Wakil ketua ll Petrus Suripatty dan sejumlah anggota DPR. Foto : Elia Douw /Papua60detik

Papua60detik - Aspirasi mahasiswa dan berbagai elemen rakyat Papua di Nabire akhirnya diterima oleh Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Tengah, Senin (27/4/2026) sore 

Ketua DPRP Papua Tengah, Delius Tabuni di hadapan massa aksi berjanji akan tindak lanjuti aspirasi tersebut ke pemerintah pusat 

"Jadi, kepada mahasiswa dan rakyat Papua di Kabupaten Puncak mohon bersabar dan dukungan doanya," ucap Delius Tabuni.

Aspirasi mahasiswa dan rakyat Papua di Nabire terdiri dari lima tuntutan, yakni pertama, tangkap, pecat dan adili pelaku pembunuhan 10 warga sipil di Kembru Kabupaten Puncak  Kedua. meminta Presiden RI Prabowo Subianto menghentikan pedropan militer dan tarik kembali TNI non-organik dari Papua.

Ketiga, mendesak PBB membuka mata dan telinga terkait pelanggaran HAM. Keempat, mendesak DPR Puncak dan DPR Provinsi segera bentuk Pansus. Kelima, pemerintah harus menjamin hak-hak dasar pengungsi.

Dei Murib, sekertaris Tim investigasi Kabupaten puncak meminta DPRP Papua Tengah segera tindak lanjuti aspirasi tersebut.

"Terkait aspirasi yang kita serahkan ini merupakan 10 Nyawa manusia, jika DPR tidak melanjutkan berarti ada risikonya, ini darah manusia, 10 nyawa warga sipil yang kita serahkan untuk demi keadilan usut tuntas," tegasnya. 

Jika aspirasi ini tidak dijawab, ia mengancam akan datangi ke DPRP dengan massa yang lebih besar. (Elia Douw)