Ekspor dari Jayapura ke PNG Naik 33,28 Persen
Petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Jayapura di PLBN Skouw,Kota Jayapura, Papua, nampak sedang memeriksa barang bawaan warga PNG yang masuk melalui PLBN Skouw. (ANTARA/Evarukdijati)
Petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Jayapura di PLBN Skouw,Kota Jayapura, Papua, nampak sedang memeriksa barang bawaan warga PNG yang masuk melalui PLBN Skouw. (ANTARA/Evarukdijati)

Papua60detik - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Jayapura, Papua, mencatat nilai ekspor selama semester I tahun 2026, dari Jayapura, Papua, ke Papua Nugini (PNG) meningkat 33,28 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Jayapura Eston Erlangga di Jayapura, Senin (13/7/2026), mengatakan nilai ekspor semester I tahun 2026 mencapai Rp43,51 miliar, sedangkan periode yang sama tahun 2025 tercatat Rp32,65 miliar.

Meningkatnya nilai ekspor ke PNG diperoleh dari ekspor berbagai kebutuhan rumah tangga yang tercatat mencapai Rp31,6 miliar menyusul ekspor suku cadang otomotif Rp6,3 miliar.

Kemudian kategori mesin dan barang elektronik tercatat Rp2,2 miliar, bahan konstruksi Rp2 miliar, kendaraan bermotor Rp679 juta dan peti jenazah Rp8 juta.

Berbagai komoditas ekspor dari Jayapura itu dilakukan melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw, Kota Jayapura, yang berbatasan langsung dengan Provinsi West Sepik, PNG, kata Erlangga yang juga menjabat sebagai Humas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Jayapura.

Ditambahkan, peluang ekspor ke PNG memang masih terbuka luas karena bisa juga merambah hingga ke negara di Pasifik.

"Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Jayapura siap membantu dan mendampingi para pengusaha yang ingin melakukan kegiatan ekspor ke PNG melalui program 'klinik ekspor'," kata Erlangga seperti dilansir ANTARA. (Redaksi)