Memaknai Hari Kebangkitan Nasional dengan Melihat Semangat Siswa SLB
Kepala SLB Timika, Sunardin bersama guru dan siswa. Foto: Istimewa
Kepala SLB Timika, Sunardin bersama guru dan siswa. Foto: Istimewa

Papua60detik - Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB), Sunardin memaknai Hari Kebangkitan Nasional di masa ini adalah membangun negeri dengan memajukan pendidikan nasional.

Di hari Kebangkitan Nasional tahun ini, Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB), Sunardin mengingatkan bahwa anak muda adalah generasi dan harapan bangsa yang harus mengikuti perkembangan teknologi.

"Anak muda harus punya kegigihan dan semangat. Mari maju dan terus mengupdate informasi secara digital, kembangkan potensi diri dengan terus belajar. Jangan malu mengucapkan 'saya bisa' pada diri sendiri," katanya, Senin (20/05/2024).

Dia mengajak anak muda melihat para penyandang disabilitas. Mereka punya hambatan fisik dan intelektual, tetapi masih punya hati dan niat untuk mandiri dalam belajar. 

"Saya katakan, mereka banyak yang berkarya karena tidak mau dipandang sebelah mata. Jadi saya ingatkan, mereka sama dengan kita yang sempurna. Jadi jangan lagi ada diskriminasi untuk penyandang disabilitas," ujarnya.  

Kepala SLB yang sudah mengabdi kurang lebih lima tahun ini menyebut SLB Negeri Timika adalah satu-satunya bentuk layanan pendidikan khusus di Timika. Dia berharap sekolah yang dipimpin bisa bangkit menuju indonesia emas walaupun banyak tantangan dihadapi.

Salah satunya adalah semakin banyaknya siswa dari tahun ke tahun. Namun, pihaknya tidak bisa menjamin guru-guru akan bertahan dengan gaji dari dana BOS pusat. Semangat dan kegigihan untuk memperjuangakan pendidikan menjadi alasan para guru tetap bertahan.

"Saya tidak ingin ada anak-anak disabilitas di Timika yang putus sekolah. Kami melayani anak-anak disabilitas dari jenjang SD, SMP dan SMA. Kami berusaha berkoordinasi terkait masalah dan kebutuhan khususnya tenaga pendidik. Saya berharap pemerintah mengakomodirnya," pungkasnya. (Martha)