Pasca Pembunuhan Pilot Glen, Bagaimana Nasib Layanan Kesehatan di Alama?
Papua60detik - Penembakan Pilot Glen Malcolm Conning di Distrik Alama, 5 Agustus lalu mengakibatkan pelayanan kesehatan di Distrik Alama berhenti sementara.
Aparat keamanan telah mengevakuasi delapan orang tenaga kesehatan dari Alama ke Timika pada 6 Agustus.
"Bagaimana pelayanan ke depan tentu kami menunggu petunjuk arahan dan perintah dari kepala daerah. Karena kami tidak mau ada masyarakat yang tidak terlayani," kata Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Ubra, Sabtu (10/8/2024).
Untuk itu, dalam waktu dekat Dinkes Mimika akan menggelar pertemuan dengan jajaran pimpinan Forkopimda. Termasuk bertemu dengan para tokoh masyarakat wilayah pegunungan.
"Senin besok minta saran dan arahan dari pimpinan Forkopimda. Karen bukan cuma pelayanan kesehatan, ada program strategis lain di wilayah pegunungan," katanya.
Menurut Reynold, kehadiran tenaga kesehatan di Alama merupakan representasi negara. Bahwa negara hadir memenuhi kewajiban melayani warga negara sampai di wilayah pegunungan.
"Kami hadir di sana itu menunjukkan bahwa negara itu hadir, menjawab hak rakyat. Dengan tidak adanya pelayanan di atas kami memikirkan ada orang tua, balita ada ibu-ibu hamil," katanya.
Adapun para tenaga kesehatan Alama yang telah dievakuasi akan menjalani mental healing dengan difasilitasi oleh Dinkes kabupaten dan Dinkes Provinsi Papua Tengah. (Faris)