Pembangunan Venue Terbang Layang Tetap Digenjot Meski di Masa Pandemi
TD Terbang Layang, Andes PRF Sebanyang didampingi Danlanud Yohanis Kapiyau meninjau kesiapan venue panjat tebing, Selasa (29/12/2020). Foto: PB PON Sub Mimika
TD Terbang Layang, Andes PRF Sebanyang didampingi Danlanud Yohanis Kapiyau meninjau kesiapan venue panjat tebing, Selasa (29/12/2020). Foto: PB PON Sub Mimika

Papua60detik - Technical Delegate(TD) Terbang Layang optimis pembangunan venue dapat rampung sebelum pelaksanaan PON XX Papua mendatang.

TD Terbang Layang, Andes PRF Sebanyang menjelaskan, saat ini proses pembanguan bagian hanggar sudah mencapai 85 persen, landasan 10 persen tapi sarana pendukung seperti posko belum dibangun.

"Meskipun dalam masa pandemi, saya rasa pembangunan venue cukup cepat, contohnya hanggar itu tinggal finishing saja, landasan dan apron karena tertunda saat ini masih dikerjakan, dan posko yang memang jadi prioritas akhir," ujarnya dalam konferensi pers di Kantor PB PON XX Mimika, Selasa (29/12/2020).

Kendati masih terdapat beberapa kekurangan, ia optimis venue akan rampung tepat pada waktunya.

Apresiasi kata Andes patut diberikan kepada PB PON Sub Mimika yang berinisiatif mengundang TD untuk melakukan pengecekan meski venuenya dibangun oleh Pemprov Papua.

"PB PON XX rencananya baru Januari akhir TD itu diundang untuk datang," tuturnya.

Terbang layang merupakan salah satu disiplin dalam cabang olahraga aerosport yang dipertandingkan pada PON XX di Mimika.

Khusus terbang layang, para atlet mulai bertanding pada 23 September hingga 6 Oktober 2021. Jadwal tersebut merupakan hasil pertemuan antara TD dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat.

"15 Juli kita sudah mulai kirim pesawat dan perkiraan sampai sini satu bulan naik kapal, jadi 15 Agustus 2021 tiba disini," jelasnya.

Perakitan pesawat dimulai pada tanggal 16 sampai 21 Agustus. Sesuai rencana, uji coba kesiapan venue dimulai pada 22 hingga 28 September 2021.

"Humlah pesawat yang kita bawa 20 sampai dengan 25 pesawat yang terbagi menjadi dua jenis yakni peswat layang dan bermesin," katanya.

Selain melaksanakan tes venue cabor terbang layang juga direncanakan melaksanakan latihan bersama antar kontingen daerah dan melakukan pelatihan panitia pelaksana khususnya di Mimika.

Sementara itu, selaku pendukung kegiatan, Komandan Landasan Udara (Danlanud) Yohanis Kapiyau Letnan Kolonel PNB Surono mengatakan, siap mendukung jalannya PON XX terutama rerbang layang yang akan menggunakan Lanud Yohanis Kapiyau sebagai venue pertandingan.

Ia mengaku bahkan siap meminta bantuan tambahan personel apabila memang diperlukan untuk mendukung terlaksananya pertandingan terbang layang.

"Kami sudah komunikasi dengan KONI Mimika juga technical delegate, bahwa kami akan menyediakan tempat landing pesawat yang akan digunakan dengan bertanding, selain itu juga untuk parkir dan posko," ujarnya.

Selain itu, ia telah melakukan komunikasi dengan pihak AirNav (Air Navigation Indonesia) untuk menyediakan ruang udara saat PON nanti agar tidak menganggu lalulintas udara Bandara Mozes Kilangin yang menurutnya cukup padat. (Fachruddin Aji)