RSUD Mimika Bakal Tambah Gedung Baru
Papua60detik - Guna meningkatkan layanan kesehatan, Pemerintah Kabupaten Mimika menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama DPRK Mimika terkait pembangunan Gedung Perawatan C2 di RSUD Mimika, Jumat (10/04/2026).
Adapun pembiayaan proyek pembangunan ini melalui skema anggaran tahun jamak (multiyears) sekitar Rp242 miliar untuk periode 2026 hingga 2028. Rinciannya, di tahun pertama Rp72 miliar, tahun kedua Rp110 miliar, dan tahun ketiga Rp60 miliar.
Baca Juga: Pemkab Mimika Berlakukan WFH Setiap Jumat
Bupati Mimika, Johannes Rettob mengatakan kondisi pelayanan di RSUD Mimika saat ini perlu pembenahan terutama terkait kapasitas tempat tidur. Saat ini tempat tidur yang tersedia berjumlah 181 unit, jauh dari angka pasien yang harus dilayani bisa mencapai 300 orang.
Selain melayani masyarakat Mimika, RSUD juga menjadi rumah sakit rujukan dari beberapa kabupaten lain serta tujuan dari korban-korban konflik. Oleh karena itu perlu adanya pembangunan gedung baru, yaitu Gedung Perawatan C2 yang dirancang sebagai gedung tiga lantai oleh PT Pandu Persada.
Menurutnya, pemilihan sistem multiyears melalui satu kali tender akan lebih efektif dibanding harus dikerjakan secara bertahap yang seringkali menimbulkan persoalan baru karena sering ganti kontraktor.
"Kalau dikerjakan berganti-ganti kontraktor, biasanya saling menyalahkan dan berujung pada penambahan biaya. Ini yang ingin kita hindari," kata John Rettob dalam sambutannya.
Sementara itu, Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau mengatakan meskipun perencanaan pembangunan ruang C2 telah dibahas dengan DPRK yang sebelumnya, namun, pihaknya tetap berkomitmen melakukan pengawasan proses pembangunan.
Ia juga menyepakati pembangunan dilakukan dengan kontrak multiyears untuk menghindari perubahan-perubahan pekerjaan dari kontraktor berbeda. Primus meminta agar seluruh tahapan pembangunan dilaksanakan sesuai peraturan, secara transparan, berkualitas serta tepat waktu.
"Yang dibahas dengan DPRK lama itu adalah perencanaan, sementara untuk pembangunannya itu dengan kami. DPRK akan terus melakukan pengawasan agar pembangunan ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," pungkasnya. (Martha)