Venue Aeromodelling Ditargetkan Rampung Juni 2021
Papua60detik - Venue Cabang Olahraga Aeromodeling yang masih dalam peroses pembangunan di Jalan Poros SP5 dan Stadion Wania Imipi ditargetkan baru bisa rampung pada Juni 2021 nanti.
Jika selesai sesuai target, test event aeromodelling akan dilangsungkan pada Agustus 2021. Test event ini untuk melihat kesiapan panitia, perangka pertandingan dan venue.
"Kalau siap Juni, maka Juli atau Agustus bisa digelar. Karena kita belum menentukan juga kapan akan ada eksibis itu. Jadi semua bergantung pada siapnya lapangan saja," kata Technical Delegate (TD) Cabang Olahraga Aeromodelling PON XX Papua 2021, Agung Surya Dewanto dalam press conference di Kantor PB PON XX Sub Mimika, Jalan Hassanuddin, Senin (7/12/2020).
Ajang test event itu nantinya akan mempertandingkan seluruh nomor yang ada di cabor aeromodelling yang berjumlah 12 nomor pertandingan.
"Nanti yang percobaan itu untuk mencoba lapangan, tidak semua daerah akan ikut. Kalau sudah siap semua, lapangan harus ditutup lagi, untuk menjaga kualitas sehingga nanti siap pada saat PON berlangsung," kata Agung.
Usai meninjai langsung, Agung menyimpulkan, pembangunan venue saat ini masih di bawah 75 persen. Tapi ia tetap optimis akan selesai sesuai dengan target.
Untuk penimbunan lahan misalnya, menurut Agung dapat diselesaikan dalm waktu tiga bulan.
"Beberapa waktu lalu saya juga sudah berbicara dengan bagian perencanaan, penimbunan normalnya tiga bulan bisa rampung. Kemudian yang paling penting itu anggaran, kalau ada anggarannya pasti akan selesai," katanya.
Seperti biasa, setiap kali kunjungan TD memberikan rekomendasi kepada PB PON terkait hal urgen yang harus diselesaikan atau dibenahi.
Beberapa hal yang ia rekomendasikan pada kunjungannya kali ini antara lain, ketersediaan fasilitas ruang ganti, jaringan listrik dan internet cepat.
Sementara itu Sekretaris Umun PB PON XX Sub Mimika, Cessar Avianto Tunya mengatakan, menjadi kewajiban seluruh TD selalu berkoordinasi dengan panitia untuk mendapat laporan perkembangan terbaru venue masing-masing cabor.
"Kerja sama ini perlu, sehingga venue yang dibangun ini layak digunakan baik pada saat ajang percobaan dan gelaran PON XX," tegasnya.
Perkembangan dan rekomendasi yang diberikan oleh TD segera akan ia dilaporkan kepada PB PON XX Papua dan Pemerintah Kabupaten Mimika dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Perumaham Rakyat (Dinas PUPR). (Fachruddin Aji)