79 Peserta Beasiswa YPMAK Lulus Jenjang SMA di Semarang
Acara pelepasan pelajar SMA peserta program beasiswa YPMAK di Semarang. Foto: Humas YPMAK.
Acara pelepasan pelajar SMA peserta program beasiswa YPMAK di Semarang. Foto: Humas YPMAK.

Papua60Detik-Sebanyak 79 pelajar peserta beasiswa Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia lulus jenjang pendidikan SMA tahun ajaran 2025 di kota studi Semarang, Provinsi Jawa Tengah. 

Manager Program Yayasan Binterbusih, Robert Manaku, selaku mitra pengelola program beasiswa YPMAK mengatakan, tingkat kelulusan pelajar SMA di tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya yakni 30 siswa.

"Awalnya peserta yang dikirim ke Yayasan Binterbusih sebanyak 84 anak, yang bertahan hingga lulus sebanyak 79 orang," ujarnya. 

Robert menjelaskan, penerimaan peserta beasiswa baru jenjang SMA tahun 2025 disesuaikan dengan jumlah kelulusan yaitu 79 anak. Mereka adalah penerima beasiswa lanjutan dari SMP di Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP) Timika.

"79 anak yang baru lulus SMA ini, akan melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi negeri maupun swasta di Pulau Jawa, seperti Universitas Negeri Semarang, Universita Negeri  Diponegoro, Universitas Negeri Malang, serta berbagai perguruan tinggi negeri lainnya di Indonesia," ujar Robert.

Ia menambahkan, selama menempuh pendidikan di Semarang dan dibina melalui Yayasan Bintebusih, para siswa diajarkan pengembangan karakter, komitmen, kompetensi akademik. Sejak kelas 10 mereka juga telah diajarkan matrikulasi Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, termasuk ilmu Komputer guna meningkatkan keterampilan siswa.

“Termasuk keterampilan hidup, kita ajarkan mereka, bagaimana mengatur waktu secara baik dan efisien,” ungkapnya.

Yang tak kalah penting kata Robert, para siswa juga diterpa agar dapat beradaptasi dan survive di kota studi.

"Awal kedatangan anak-anak ini, kami berikan teknik beradaptasi dan orientasi, mengenalkan budaya dan cara komunikasi disini, meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani, olahraga dan pembinaan mental serta iman,"ujar Robert. (Joe Situmorang)