Alokasi Pupuk Subsidi di Merauke Turun Drastis
Lahan pertanian di Merauke. Foto: Emanuel Eman Riberu
Lahan pertanian di Merauke. Foto: Emanuel Eman Riberu

Papua60detik — Alokasi pupuk bersubsidi dari pemerintah pusat untuk petani Merauke, Papua mengalami penurunan drastis di tahun ini. 

“Alokasi pupuk tahun 2022 mengalami penurunan. Kuotanya hanya 9.786 ton, dibanding tahun lalu kuotanya sebanyak 11 ribu ton lebih,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Holtikultura Merauke, Ratna Lauce, Kamis (6/1/2022).

Di sisi lain, lahan yang disiapkan untuk dua musim tanam di 2022 ialah 64.000 hektar. Luasnya meningkat dari tahun sebelumnya, seluas 63.000 hektar.

“Kami harapkan ada peningkatan kuota pupuk seiring peningkatan luasan lahan, tapi justru menurun,” ungkapnya.

Setelah menerima SK kuota pupuk dari pusat, pihaknya langsung melaporkan ke pemerintah provinsi guna ditindaklanjuti agar petani Merauke bisa mendapatkan penambahan kuota pupuk.

“Kami kurang tahu mengapa terjadi penurunan, itu keputusan dari pusat. Kami juga bingung bagaimana kepada petani,” tuturnya.

Penyaluran pupuk kepada petani di Merauke akan dilakukan dalam pekan ini. Petani yang berhak mendapatkan pupuk ialah mereka yang mengantongi kartu tani serta telah terdaftar dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) tani setempat.

“Karena adanya penurunan kuota, kami hari ini menemui Pak Bupati untuk melaporkan sekaligus berkonsultasi, sehingga diharapkan terjadi penambahan,” pungkasnya. (Emanuel Eman Riberu)