Anggota DPRK Mimika Minta PT Freeport Bangun Sekolah Berpola Asrama di Waa Banti
Papua60detik – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Amos Jamang meminta PT Freeport Indonesia (PTFI) melalui Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) membangun sekolah berpola asrama di Kampung Waa Banti, Distrik Tembagapura.
Waa Banti merupakan kampung yang berada dekat dengan area operasional PT Freeport Indonesia. Saat ini, akses masyarakat dari kampung ke Kota hanya bisa melalui area perusahaan dengan menggunakan transportasi milik perusahaan, tanpa jalur alternatif lain.
Menurut Amos Jamang, sebagai perusahaan bertaraf internasional yang beroperasi di wilayah tersebut, sudah sewajarnya PTFI memberikan perhatian serius terhadap pendidikan anak-anak di Waa Banti.
“Saya berharap PT Freeport Indonesia bisa membangun sekolah berpola asrama di Banti mulai dari jenjang SD hingga SMA. Dengan demikian, anak-anak dari tiga desa di sekitar Banti, Alama dan Bela bisa dimasukkan ke sekolah ini. Jika mereka ingin melanjutkan ke perguruan tinggi, mereka bisa mendapat dukungan dari program YPMAK,” ujar Amos Jamang, Kamis (13/3/2025).
Ia menegaskan bahwa pendidikan di Kampung Waa Banti perlu jadi perhatian serius. Orang tua menyekolahkan anak-anak mereka ke Timika, yang jaraknya cukup jauh.
“Kenapa harus berpola asrama? Supaya anak-anak bisa fokus belajar dan menyelesaikan pendidikan mereka dengan baik,” tambahnya.
Dengan adanya sekolah berpola asrama di Waa Banti, diharapkan akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah tersebut semakin terbuka dan mereka memiliki kesempatan meraih masa depan yang cerah.
Untuk diketahui PTFI telah membangun Sekolah Asrama Taruna Papua khusus untuk anak-anak Amungme - Kamoro mulai jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang berpola asrama melalui YPMAK. (Faris)