Anggotanya Terlibat Rusuh Pomako, Ini Kata Danyonif 754 Raider
Papua60detik – Komandan Yonif (Danyonif) Raider 754/ENK/3 Kostrad), Mayor Inf Doni Firmansah mengatakan sementara melakukan penyelidikan atas insiden dugaan pengeroyokan terhadap AB dan tembakan yang mengenai seorang warga berinisial AB di Pomako pada Minggu (7/3/2021) malam.
Insiden tersebut sempat membuat situasi di Pomako mencekam hingga Senin (8/3/2021) dan menyebabkan aktivitas sempat lumpuh.
“Ada 10 orang personel, saat itu mendapat panggilan (laporan) bahwa terjadi keributan di salah satu rumah kios. Mereka kemudian mendatangi dengan tujuan untuk melakukan monitoring,” ujarnya kepada Papua60detik usai menemui sekelompok warga yang diketahui adalah keluarga dan kerabat para korban, Senin (8/3/2021).
Setibanya di lokasi kejadian, kata Doni, para personelnya itu mendapati para warga melakukan tindakan anarkis.
Bahkan truk Mitsubishi fuso dengan No Reg 10460-01 Kipan C Yonif Raider 754/ENK/3 Kostrad yang digunakan itu jadi sasaran amukan massa.
Kaca truk bagian depan, kanan dan kiri pecah. Bahkan pintu sebelah kiri rusak akibat benda tajam
“Sudah kita tarik semua. Malam itu juga langsung saya tarik pasukan. Mereka masih kita mintai keterangan untuk menyelidiki semuanya dengan jelas,” imbuhnya.
Terkait hal tersebut, berdasarkan data yang dihimpun diketahui warga yang menjadi korban yakni SM (24) mengalami memar pada tangan bagian kiri, bengkak pada kepala bagian belakang akibat kena pukulan besi, memar pada rusuk kiri.
Sementara AB (20) mengalami luka tembak pada bagian rusuk kiri tembus belakang. Keduanya diduga dalam kondisi di bawah pengaruh minuman beralkohol.
Selain kedua warga itu, dua personel Kipan C Yonif Raider 754/ENK Kostrad yakni Letda Inf Kadek mengalami luka di bagian wajah dan Pratu Novian mengalami luka sobek di kepala karena terkena lemparan Batu. (Salmawati Bakri)