Angin Kencang Masih akan Terjadi Hingga Sepanjang Februari
Papua60detik - Angin kencang yang kembali melanda sebagian besar wilayah di Kota Timika pada Jumat (12/2/2021) pada pukul 13.00 WIT diprakkirakan masih akan terus terjadi hingga akhir Februari ini.
Prakirawan Badan Meteorologi Klimatalogi dan Geofisika (BMKG) Mimika, Sony Hartono memprakirakan, angin barat akan semakin kuat selama Februari.
Ia mengatakan, angin barat tidak terlepas dari pengaruh awan kumulonimbus. Awan ini merupakan awan yang menyebabkan terjadinya hujan lebat dan angin kencang yang kecepatannya bisa mencapai 20 Knot.
“Tadi kita sempat mengeluarkan peringatan hujan disertai angin kencang karena memang adanya awan kumulonimbus. Nah kita lihat dia mulai terbentuk jam 12.50 kemudian jam 13.00 sudah besar sekali. Kemudian dengan kecepatan yang cukup tinggi tadi saya perhatikan, jadi kita mengambil inisiatif membuat peringatan dini,” jelasnya saat ditemui Papua60detik di ruang kerjanya.
Hujan lebat dan angin kencang yang akan terjadi sepanjang Februari durasinya hanya sebentar dan hanya terjadi pada siang atau sore hari. Tapi masyarakat khususnya para nelayan diminta tetap waspada karena berpotensi menyebabkan gelombang tinggi.
“Dan itu terjadi di bulan-bulan ini namun durasinya singkat. Jadi begitu datang dia terbentuk lepaskan hujannya kemudian hilang. Dan itu biasanya terjadi pada sore hari,” tuturnya.
Sony menjelaskan, secara umum saat ini Indonesia sedang terjadi angin barat. Angin ini bergerak dari arah Barat Indonesia ke arah Timur dan itu cenderung terjadi pada pertengahan Januari hingga Februari.
Sementara suhu udara di Timika, katanya cukup panas di Februari ini
“Bahkan Februari itu termasuk salah satu bulan terpanas di Timika. Jadi sekarang memang agak-agak kering sedikit namun yang masih perlu diwaspadai itu adalah angin kencang kemudian hujan yang tiba-tiba dan hilang,” tutupnya. (Anti Patabang)