Antisipasi Cuaca Ekstrem, Karantina Pertanian Timika Tanam Ubi dan Keladi
Penanaman bibit Ubi jalar dan keladi oleh Pertanian Timika bersama Dinas Pertanian dan Ditjen Tanaman Pangan. Foto: KP Timika
Penanaman bibit Ubi jalar dan keladi oleh Pertanian Timika bersama Dinas Pertanian dan Ditjen Tanaman Pangan. Foto: KP Timika

Papua60detik - Sebagai upaya mengantisipasi krisis pangan, Karantina Pertanian Timika turut dalam persiapan penanaman ratusan bibit ubi jalar dan keladi yang diselenggarakan oleh Ditjen Tanaman Pangan-Kementan RI dan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Mimika di Kantor Balai Benih Umum (BBU) PTP Kabupaten Mimika, Selasa Siang (22/8/2023). 

Dalam rilis yang dikeluarkan oleh Karantina Pertanian Timika menyebut bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari persiapan kunjungan Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo ke Timika yang direncanakan pada awal September 2023.

Kunjungan Menteri Pertanian itu dalam rangka memberikan bantuan ratusan bibit tanaman pangan dan bahan pangan hasil pertanian kepada warga Mimika dan Kabupaten Puncak, Papua Tengah. 

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Mimika, Alice Irene Wanma, Sub koordinator Investasi Ditjen Tanaman Pangan-Kementan RI, Endy dan Staff, serta Kepala Balai Standarisasi dan Instrumen Pertanian (BSIP) Jayapura, Martina Sri Lestari.

Kepala Karantina Pertanian Timika, Ferdi, menjelaskan bahwa Menteri Pertanian memberikan atensi khusus kepada warga Puncak dan Mimika dalam hal ketersediaan pangan menghadapi cuaca ekstrem di Papua Tengah. 

Bantuan yang akan diberikan berupa bibit dan umbi tanaman keladi serta ubi jalar. Selain itu, ada juga bantuan lain berupa beras, pupuk dan pestisida.

"Komoditas yang ditanam dalam kegiatan ini adalah bibit ubi jalar dan talas sebanyak 9.500 bibit," ujar Ferdi. 

Bibit tanaman rencananya akan diberikan kepada petani di Kabupaten Mimika sementara bahan pangan hasil pertanian (ubi jalar, talas, beras,pupuk dan pestisida) akan diberikan kepada masyarakat di Kabupaten Puncak. (Eka)