Bebani APBD, Pemkab Mimika Bakal Evaluasi Jumlah Honorer
Papua60detik - Pemkab Mimika nampaknya bakal serius mengevaluasi dan menetapkan kebijakan soal jumlah tenaga honorer.
Pj Sekertaris Daerah (Sekda) Mimika Petrus Yumte mengakui, jumlah tenaga honorer saat ini memang membebani APBD.
"Belanja pegawai kita ini kan hampir 900-an miliar, termasuk honorer," ungkapnya, Kamis (20/7/2023).
Tapi ia juga tak memungkiri, tenaga honorer pada OPD tertentu berkontribusi dalam pelayanan kepada masyarakat.
"Soal jumlah, iya terlalu banyak. Kita juga mengakui juga kalau ada satu dua tempat honorer punya kontribusi untuk daerah, kalau soal jumlah itu hal lain, Kontribusi mereka ada untuk OPD-OPD, tapi soal jumlah saya kira benar mungkin harus dievaluasi karena itu membebani APBD," pungkasnya.
Soal honorer ini juga jadi sorotan Pj Bupati Mimika Valentinus Sudarjanto Sumito. Menurutnya, jumlahnya sudah terlalu banyak.
"Seribu saja sudah banyak. Ini kita sudah terlalu banyak sekali. Ini kita melebihi. Akhirnya dana untuk yang lain entah itu untuk pendidikan atau untuk apa itu akan terkonsentrasi bayar gaji," katanya, Senin (17/7/2023).
Untuk menentukan kebijakan terkait honorer, Pj Bupati mengatakan masih menunggu data jumlah pasti dan sebaran honorer dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). (Faris)