Biar Jera, Penganiaya Wasit Futsal Tetap Diproses Hukum
Papua60detik - Wasit futsal nasional, Marselus Kelanangame memilih penyelesaian jalur hukum terhadap pemain Tim Nusantara yang menganiayanya pada pertandingan turnamen futsal DPPU Pertamina Timika, Sabtu (29/1/2022) lalu.
Didampingi OKIA dan KONI Mimika, Marselus dengan para pelaku sudah dimediasi di Polsek Mimika Baru, Rabu (2/2/2022). Marselus memilih jalur proses hukum terhadap para pelaku agar ada efek jera.
Baca Juga: Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang
"Selaku penegak hukum, kami menerima laporan dan akan memproses. Dari pelaku sudah mengakui kesalahannya, namun korban meminta agar tetap diproses hukum," ujar Kanit Reskrim Polsek Miru Ipda Yusran saat ditemui usai mediasi.
Ia menyebut, saat ini terdapat tiga pelaku yan diamankan setelah mengakui perbuatannya. Ketiganya pun dikenakan pasal 170 KUHP lantaran melakukan kekerasan secara bersama-sama di tempat umum.
Hal itu juga terlihat dalam barang bukti berupa video yang sempat viral di media sosial.
"Untuk sementara pelaku tiga orang. Korban juga sudah kami mintai keterangan. Korban juga sudah melakukan visum. Saksi juga ada dari wasit pendamping dua," ujarnya.
Marselus adalah wasit dengan lisensi nasional. Ia terlibat aktif dalam penyelenggaraan pertandingan Futsal pada PON 2021 lalu.
Soal keputusannya yang diprotes pemain Nusantara, telah ia konsultasikan dengan rekan-rekannya sesama wasit nasional. Kesimpulannya, secara aturan, keputusannya sudah benar.
KONI Mimika pun sudah berikan pendampingan kepada Marselus melalui Bidang Hukum.
Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Mimika juga memastikan ikut mengawal proses hukum kasus ini. Terhadap pemain yang terbukti bersalah akan berikan sanksi berupa larangan bermain. Sementara pemain yang menunjukkan sikap arogan juga dipertimbangkan dapat sanksi. (Salmawati Bakri)