BPD HIPMI Papua Siap Kolaborasi dengan NMI Kembangkan Wirausahawan Muda
BPD HIPMI Papua dengan Direktur Nemangkawi Mining Institut, Selasa (5/7/2022). Foto: HIPMI Papua
BPD HIPMI Papua dengan Direktur Nemangkawi Mining Institut, Selasa (5/7/2022). Foto: HIPMI Papua

Papua60Detik - Badan Pengurus Daerah, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Papua menyatakan siap berkolaborasi dengan Nemangkawi Mining Institut (NMI) khususnya dalam pengembangan wirausahawan muda di Mimika.

Ketua BPD HIPMI Papua, Atto Sampe Buntu melalui Sekretaris Eksekutif, BPD HIPMI Papua, Firdaus Wazdi melalui keterangan tertulis menjelaskan, topik itu menjadi hal yang dibahas dalam pertemuan BPD HIPMI Papua dengan Direktur Nemangkawi Mining Institut, Soleman Faluk, Selasa (5/7/2022) di Kantor NMI Kuala Kencana.

Atto Sampe juga menjelaskan HIPMI adalah organisasi para Pengusaha Muda Indonesia yang mendorong dan berperan serta dalam mengembangkan jiwa kewirausahaan di kalangan generasi muda. Selain itu, HIPMi juga siap membina, memajukan dan mengembangkan generasi muda menjadi pengusaha yang profesional, kuat dan tangguh di bidang usaha yang ditekuni.

"Kita juga berperan serta sebagai mitra strategis pemerintah dalam mensukseskan proses pembangunan nasional maupun daerah menuju terciptanya masyarakat adil dan makmur," ungkap Atto dalam pertemuan.

Mengingat adanya program Papuan Bridge Program, HIPMI Papua menyatakan siap ikut andil dalam mengembangkan SDM Papua dalam pengembangan Kewirausahaan.

Menindaklanjuti hal tersebut, BPD HIPMI juga merencanakan untuk mengundang PT Freeport Indonesia sebagai narasumber pada kegiatan Forum Bisnis (Forbis) dengan format diskusi atau seminar bisnis, business matching, kompetisi bisnis hingga pameran atau expo yang rencananya digelar pada Akhir Juli nanti.

Dalam pertemuan itu, Direktur NMI, Soleman Faluk menjelaskan NMI berfokus pada pengembangan pengetahuan, keterampilan dan karakter dimana 91 Persen siswanya merupakan orang asli Papua. Program NMI antara lain Papuan Bridge Program yang didalamnya mencakup pelatihan kewirausahaan dan pembekalan tenaga siap kerja. (Rachmat Julaini)