BPS Ingatkan Pemkab Waspadai Inflasi Jelang Ramadan & Lebaran
Kepala BPS Kabupaten Mimika Ouceu Satyadipura. Foto: Faris/Papua60detik
Kepala BPS Kabupaten Mimika Ouceu Satyadipura. Foto: Faris/Papua60detik

Papua60detik - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mimika mencatat pada bulan Januari 2023 Mimika tidak terjadi inflasi. Yang terjadi justru deflasi sebesar 0,45 persen.

“Pada Januari 2023 lalu, Timika mencatat deflasi karena di akhir Tahun 2022 ada peningkatan harga, terutama pada perayaan Hari Natal dan Tahun Baru. Jadi memasuki awal tahun ini, harga-harga mulai menurun hingga di angka 0,45 persen,” kata Kepala BPS Kabupaten Mimika Ouceu Satyadipura saat di jumpai Papua60detik di Kuala Kencana, Sabtu (19/2/2023)

Ia mengingatkan,  pemerintah dan pihak terkait tidak terlena dengan situasi di Januari dengan terus memantau pergerakan harga yang diprediksi akan bergejolak jelang puasa Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri.

"Kita tidak boleh terlena sebentar mau menghadapi puasa dan lebaran biasanya harga-harga mulai meroket," katanya. 

Ouceu mengatakan, dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi pada Januari lalu bersama Bupati, Gubernur hingga para Menteri, Panglima TNI, Polri dan Kejaksaan se Indonesia, inflasi sudah menjadi perhatian utama dari Presiden Joko Widodo.

Ouceu berharap Pemerintah yang sebagai pemangku kebijakan agar terus berupaya agar harga tetap normal serta tidak bergejolak sehingga inflasi bisa dikendalikan.

"Pemerintah daerah harus menggerakkan kembali Tim Pengendalian Inflasi Daerah atau TPID karena Presiden Jokowi memiliki target pada 2024 angka kemiskinan ekstrem menurun hingga 0 persen,” ungkapnya.

Ia menyoroti komoditas yang tidak diproduksi atau hanya sedikit yang dihasilkan di Timika. Harga komoditas-komoditas ini menurutnya perlu diwaspadai.

“Komoditas peternakan seperti daging, Kabupaten Mimika hanya mampu memproduksi sekitar 10 persen sementara sisanya didatangkan dari luar. Nah itu yang harus kita antisipasi. Bagaimana caranya daging tetap ada dan tidak mahal dan bisa dijangkau oleh masyarakat,” paparnya.

Dalam waktu dekat akan ada pertemuan BPS Mimika dengan tim TPID dan rumpun ekonomi yang ada di Pemda untuk membahas terkait penanganan inflasi. (Faris)