Dinas Pendidikan Awasi Khusus Penerimaan Siswa Baru di SMA Negeri 1 Mimika
Papua60detik - Dinas Pendidikan memberikan mengawasi khusus proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA Negeri 1 Mimika.
Pengawasan diperketat untuk menghindari praktik intervensi atau titipan dari pihak tertentu.
"Untuk SMA Negeri 1 kita pengawasan khusus. Karena apa? Karena selama ini SMA Negeri 1 dianggap lebih penting, padahal tidak. Sebenarnya sekolah ini semua sudah bagus. Guru kita sudah oke, kualitasnya bagus," ujar Kepala Bidang SMA/SMK Dinas Pendidikan Mimika Nius Wenda saat diwawancarai, Senin (23/06/2026).
Nius Wenda menegaskan PPDB mengacu pada Juknis yang sudah ditetapkan. mekanisme seleksi tahun ini wajib melalui jalur zonasi, jalur afirmasi, dan jalur prestasi. Untuk jalur zonasi, Dinas Pendidikan telah menetapkan pemetaan bagi masing-masing sekolah.
Ia meminta para orang tua tidak khawatir mendaftarkan anaknya ke sekolah lain. Apabila ditemukan kekurangan sumber daya manusia (SDM) maupun fasilitas, masyarakat diminta melaporkannya karena hal tersebut merupakan tanggung jawab pemerintah.
Nius Wenda menegaskan pemerintah, berkomitmen menjadikan seluruh sekolah memenuhi standar pendidikan yang layak.
"Hanya di SMA Negeri 1 kita pengawasan khusus karena banyak praktik intervensi dari dinas dan pihak-pihak lain. Sekolah itu dibuka untuk semua orang. Tidak diklasifikasi untuk orang-orang berada. Tidak ada," tambahnya.
Tahun ini terdapat sekitar 3.000 lebih siswa lulusan SMP yang akan melanjutkan pendidikan ke SMA/SMK.
Nius Wenda menyarankan orang tua yang memiliki kemampuan ekonomi dapat mempertimbangkan sekolah swasta bagi anak-anak mereka.
"Timika ini kan area industri, kelasnya kan orang-orang berada semua. Jangan rebut kelas di SMA 1 lah. Bisa masuk di sekolah-sekolah swasta yang bagus. Anak itu dia mau pintar, orang tua harus keluarkan uang. Orang tua mau carinya mau gratis-gratis saja," pungkasnya. (Martha)