DKP Mimika Minta Program MBG Serap Produk Petani Lokal Lewat Kios Pangan
Papua60detik - Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Mimika sedang fokus mengembangkan kios pangan.
Plt Kepala (DKP) Mimika, Gat Tebay menyebut, kios pangan berdampak nyata bagi para petani. Kios pangan membantu petani lokal menjual hasil tani Warga yang berbelanja juga dapat harga pangan lebih murah dibanding di pasar.
Selain menyerap hasil tani, Tebay mengatakan selama ini beberapa dapur dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sudah mengambil sayuran dari kios pangan untuk memenuhi keperluan dapur program MBG.
"MBG itu beberapa kali minta di kita sayuran. Kita siapkan dan kasih ke beberapa SPPG. Mereka membantu kios pangan menyerap hasil tani, lebih cepat laku," ujarnya saat diwawancarai, Senin (15/06/2026).
Ia berharap ke depan program MBG bisa menyerap komoditas lokal lainnya seperti singkong, petatas, dan sagu. Menurutnya, program MBG bisa memperkuat peran kios pangan karena memperlancar penyerapan pangan lokal sekaligus membuka akses pasar bagi hasil tani masyarakat.
"Dari pada dijual di pasar. Lihat mama-mama, mereka tunggu dari pagi dan sore tidak ada yang lihat. Biasanya mereka yang bawa ke sini, tapi lebih sering kita yang jemput," tambahnya.
Dalam program jangka panjangnya, DKP berencana membangun kios pangan di Kokonao, sehingga masyarakat wilayah pesisir bisa berbelanja di sana. Lokasi Kokonao dinilai strategis dan dapat dijangkau masyarakat di distrik Mimika Barat Tengah.
"Kita pilih di sana karena lokasinya. Dari Atuka bisa datang ke Kokonao dan distrik yang ada di situ, Mimika Barat Tengah. Mereka bisa belanja di Kokonao," kata Tebay. (Martha)