Diserang KKB di Puncak, Korban di Pihak TNI Bertambah
Ilustrasi senjata api
Ilustrasi senjata api

Papua60detik - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali menyerang anggota TNI Satgas Pamtas Mobile Yonif R 408/SBH di Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Kamis (27/1/2022). 

Satu prajurit atas nama Pratu Rahman Tomilawa dilaporkan meninggal dunia dan Pratu Syaiful dalam kondisi kritis karena tertembak.

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Aqsha Erlangga mengatakan, penyerangan tersebut kembali terjadi saat dilakukan proses evakuasi terhadap dua korban sebelumnya yakni Serda M Rizal Maulana Arifin dan Pratu Tupel Alomoan Baraza yang juga gugur. 

"Iya, benar. Setelah dilaksanakan evakuasi, kembali terjadi penyerangan oleh KST terhadap Pos Satgas Kodim YR 408/SBH. Akibat penyerangan brutal KST terhadap Pos Satgas Kodim YR 408/SBH mengakibatkan personel TNI berjumlah 3 (tiga) personel Satgas Kodim YR 408/Sbh meninggal dunia dan 1 (satu) personel dalam kondisi kritis," ungkapnya saat dikonfirmasi Papua60detik.

Para korban direncanakan akan dievakuasi ke Kabupaten Mimika. (Salmawati Bakri)