Diskop dan UMKM Akui Minat Pelaku UMKM Timika Melegalkan Produknya Masih Kurang
Papua60detik - Dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Dinas Koperasi dan UMKM membuka stand khusus bagi pelaku UMKM binaannya di berbagai venue.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Mimika, Ida Wahyuni yang juga merupakan Koordinator Bidang Pemasaran PB PON Klaster Mimika mengatakan disetiap venue ada tiga sampai emoat pelaku UMKM yang berjualan.
Produk yang dipasarkan bukan hanya noken dan seni ukir yang merupakan khas masyarakat Papua, tetapi juga produk olahan makanan lainnya.
Sayang, dari 49 produk pelaku UMKM yang dibina Diskop, baru 10 yang bersertifikasi.
“Jadi minat pelaku UMKM di Timika untuk melegalkan produknya masih kurang sekali,” kata Ida dalam press conference di Media Center Kominfo PON XX Papua Senin (27/9/2021).
Namun hal ini tidak mengurangi semangat Diskop dan UMKM untuk mendorong pelaku usaha untuk mengurus sertifikasi. Mereka terus melakukan pembinaan langsung dan koordinasi dengan BPOM membantu pelaku usaha mengurus sertifikasi.
Ia mengatakan sertifikasi adalah hal penting dan wajib dimiliki pelaku usaha yang bergerak di bidang makan dan minuman sebagai jaminan bagi para konsumen.
“Supaya konsumen aman. Karena standar konsumen di luar Timika umumnya mencari produk yang bersertifikat,” tutupnya. (Anti Patabang)