Dugaan Malapraktik RSMM, Polisi Tunggu Hasil Investigasi
Ilustrasi tenaga kesehatan
Ilustrasi tenaga kesehatan

Papua60detik – Aparat kepolisian hingga saat ini masih menunggu hasil investigasi dari tim Komite Medik RSMM, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Mimika, Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) terkait dugaan malapraktik terhadap salah satu pasien, Alberta Pakage.

Penyidik Satreskrim Polres Mimika telah melakukan pemeriksaan terhadap 12 orang saksi, mulai dari dokter dan tim yang melaksanakan operasi hingga manajemen RSMM.

“Tinggal tunggu hasil investigasinya itu. Karena ini lex specialis jadi perlu koordinasi dengan saksi ahli,” kata Kasat Reskrim Polres Mimika Iptu Bertu Hardyka Eka Anwar, Senin (20/12/2021).

Alberta Pakage menjalani operasi caesar di RSMM. Namun pasca operasi ia mengeluhkan sakit perut, mual dan muntah. Belakangan terbukti ada kain kasa tertinggal di dalam perut Alberta pada saat operasi. Ia meninggal dunia setelah operasi kedua di RSMM.

Kasus ini terungkap dari dari video yang sempat viral di media sosial yang menunjukkan petugas medis berupaya mengeluarkan kain kasa dari perut pasien Alberta Pakage.

Belakangan, manajemen RSMM dalam konferensi pers mengakui terjadi kelalaian pada operasi pertama. Kain kasa tersebut merupakan kain yang tertinggal saat operasi caesar pada 26 Agustus lalu. 

“Pasal 359 KUHP, bahwa Barangsiapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain mati, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun. Tapi kasus ini masih dugaan. Nanti kalau sudah ada lex specialis,” ujarnya sembari berharap penyidikan kasus tersebut dapat selesai sebelum perayaan Natal 2021. (Salmawati Bakri)