Dugaan Pemotongan BST Kokonao, 5 Kepala Kampung Diperiksa
Papua60detik - Penyidik Satreskrim Polres Mimika telah memeriksa lima kepala kampung terkait dugaan pemotongan dana Bantuan Sosial Tunai (BST) di Distrik Mimika Barat.
"Dari tujuh kampung, sisa dua yang belum diperiksa. Lima kepala kampung sudah kami mintai keterangan," kata Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Hermanto, saat ditemui di kantor Pelayanan Polres Mimika Jalan Cenderawasih, Senin (9/8/2021).
Ia menyebut, dana BST yang disalurkan Kementerian Sosial melalui PT Pos Indonesia sudah mencapai tahap kelima yang diterima oleh distrik.
Tahap pertama senilai Rp.650 juta, tahap kedua Rp 316 juta, tahap ketiga Rp 279 juta.
"Yang diterima Distrik segitu. Dari situ kemudian dibagi per kampung. Namun kepala kampung tidak tahu jumlah pastinya. Ada yang 85 juta. Itupun yang dibagi hanya sampai tahap 3. Tahap 4 dan 5 belum diterima dan dibagikan," jelas Hermanto.
Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Selain pemotongan, penyidik juga menemukan adanya kejanggalan lain yakni penerima BST yang tidak tepat sasaran. (Salmawati Bakri)