Gaji dan Insentif Belum Dibayar, Ratusan Nakes RSUD Merauke Bernjuk Rasa
Nakes yang melakukan unjuk rasa di depan IGD RSUD Merauke, Senin (19/12/2022). Foto: Ami/ Papua60detik
Nakes yang melakukan unjuk rasa di depan IGD RSUD Merauke, Senin (19/12/2022). Foto: Ami/ Papua60detik

Papua60detik - Ratusan tenaga kesehatan (nakes) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke berunjuk rasa di depan ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), Senin (19/12/2022).

Mereka menuntut hak berupa gaji (honorarium) yang  sudah dua bulan belum dibayarkan dan insentif covid-19 yang sudah dua tahun belum mereka terima.

Salah satu nakes , Adrianus  menuding manajemen RSUD Merauke tidak transparan.

“Kita akan menutup pelayanan kesehatan apabila aksi unjuk rasa ini tidak ditanggapi dan tidak ada titik terangnya” ancamnya.

“Informasinya insentif covid tidak dibayarkan karena tidak ada laporannya sementara setiap bulam kami kerja dimintai laporan,” kata Imelda, nakes yang lain.

Imelda dan rekan-rekannya menuntut kejelasan waktu pembayaran gaji.

Menanggapi aksi unjuk rasa itu, Direktur RSUD Merauke, dr Ignatius Yerry Mario  mengatakan, permohonan gaji nakes sudah dimasukan di bagian keuangan sejak 6 Desember kemari. Ia memperkirakan, sekitar 19 atau 20 Desember semua gaji sudah terbayarkan.

“Saya minta  nakes tenang dan sabar karena kami sudah mengurus gaji honor yang belum dibayarkan,” janjinya (Ami)