Ganja Sering Lolos, Polisi Bakal Tempatkan Anggota di Bandara
KBO Satresnarkoba Polres Mimika Iptu Hery Setiabudi. Foto: Eka/Papua60detik
KBO Satresnarkoba Polres Mimika Iptu Hery Setiabudi. Foto: Eka/Papua60detik

Papua60detik - Sudah umum diketahui, ganja  beredar luas di Timika. Kasus do Polres Mimika bisa jadi acuan.

Yerakhir, Opsnal Satresnarkoba Polres Mimika menangkap TYT alias Yandri di Jalan WR Supratman pada 15 Mei dengan barang bukti narkoba jenis ganja 36 paket.

Polisi menyebut, masuknya ganja ke Timika semuanya dari Jayapura. Sebagian lolos dalam pemeriksaan di bandara, sebagian dikirim lewat jasa pengiriman. 

"Ganja itu dari Jayapura masuk ke Timika. Karena Jayapura aksesnya dekat dengan Papua Nugini (PNG), lewat darat bisa, laut bisa untuk transportasi ke sana (PNG) ambil barang itu," ujar KBO Satresnarkoba Polres Mimika Iptu Hery Setiabudi, Senin (19/5/2025). 

Kata Hery, untuk mendapatkan ganja dari Papua Nugini, para pengedar bertransaksi lewat jalur laut dan darat. 

"Mereka kadang barter juga dengan barang, kadang dengan minuman keras. Semua yang kami tangkap ganja ini tidak ada dari daerah lain, semuanya dari Jayapura," katanya. 

Pada kasus Y, masuknya barang haram itu ke Timika lewat bandara. Oleh Y barang tersebut ditaruh di tubuhnya. Pengakuan pelaku, satu paket kecil dijual dengan harga 100 ribu. 

"Y ini memang pemain lama dan memang masuk dalam daftar target. Dia sempat istirahat bermain barang itu karena sakit, dan karena stok barang tidak ada. Satu bulan baru ada barang dan kembali dia edarkan. Dia cuma bermain ganja," jelasnya. 

Melihat fenomena itu, Satresnarkoba akan melakukan pengawasan di bandara. Polisi tinggal menunggu mendapatkan id card untuk pengawasan bandara. 

"Atensinya jangan sampai ada pihak anggota yang ikut bermain. Sementara ini kami Resnarkoba sedang ajukan punya id card untuk masuk ke bandara. Ke depan apabila kami punya itu semua tetap kami tugaskan anggota untuk monitor di bandara," pungkasnya. (Eka)