Gubernur Papua Tengah Luncurkan Koperasi Merah Putih
Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa serahkan dokumen pembukaan kelembagaan koperasi merah putih kepada perwakilan 8 kabupaten. Foto : Elias Douw/ Papua60detik
Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa serahkan dokumen pembukaan kelembagaan koperasi merah putih kepada perwakilan 8 kabupaten. Foto : Elias Douw/ Papua60detik

Papua60detik - Pemerintah Provinsi Papua Tengah meluncurkan Koperasi Merah Putih di Pasar Pagi Nabire, Senin (21/7/2025). Peluncuran ini sekaligus memperingati Hari Koperasi Nasional ke-78 tahun 2025 pada 12 Juli lalu

Gubernur Papua Tengah, Meki Frits Nawipa menyatakan Koperasi merah putih bukan sekedar ekonomi namun merupakan manifestasi semangat gotong royong dari kita, oleh kita, untuk kita.

Koperasi katanya mencerminkan demokrasi ekonomi yang memberikan hak sama bagi setiap anggota untuk ikut menentukan arah masa depan bersama.

"Di provinsi Papua Tengah, kita memiliki peran strategis dalam mewujudkan Indonesia yang tidak hanya maju secara teknologi tetapi juga adil dan berdaulat secara ekonomi. Di sinilah kooperasi desa atau kelurahan Merah Putih menjadi pilar utama memastikan pertumbuhan yang mengakar kuat di hati masyarakat," katanya. 

Di bilang, progres pencapaian pembentukan kooperasi desa atau kelurahan Merah Putih di provinsi Papua Tengah sudah sebanyak 1.208 unit.

"Sebanyak 70,1 persen atau sekitar 847 desa kelurahan telah melaksanakan musyawarah desa sebagai tahapan krusial dalam pembentukan koperasi," ujarnya. 

Ia menekankan, Koperasi Merah Putih ini bukan hanya tempat simpan pinjam melainkan pusat kegiatan ekonomi seperti gerai sembako, barang subsidi, seperti gas, beras, dan minyak goreng, gerai klinik dan apotik.  

"Ini adalah pendekatan mental helix, di mana semua pihak duduk bersama demi satu tujuan, yaitu kesejahteraan rakyat," katanya. 

Ia menekankan bahwa, dengan adanya koperasi serta dukungan oleh peningkatan infrastruktur dan layanan yang semakin baik, merupakan bukti nyata bahwa negara hadir untuk seluruh masyarakat, khususnya di Papua Tengah.

"Untuk generasi muda, jangan ragu, koperasi adalah ruang belajar, bertumbuh, berinovasi, dan ikut menentukan arah ekonomi bangsa," katanya. 

Ia mengajak warga menjadikan Koperasi Merah Putih sebagai gerakan ekonomi rakyat yang akuntabel, terpercaya dan mampu memberikan manfaat lebih besar kepada anggota dan lingkungannya.

"Mari kita jadikan koperasi sebagai gerakan ekonomi rakyat. Mari kita buktikan bahwa Indonesia adil, makmur, dan berdaulat bukan karena kekuatan segelintir orang, tetapi karena kekuatan bersama rakyat," ajak Gubernur. (Elias Douw)