Harga Bahan Pokok Masih Normal, Diprediksi Melonjak di Desember
Papua60detik - Menjelang Natal yang tinggal satu bulan lebih, harga bahan pokok di Pasar Sentral Timika masih tetap normal. Padahal biasanya harga beberapa barang sudah mulai mengalami lonjakan. Seperti cabai dan bawang.
Namun di pertengahan November tahun 2021 ini, cabai yang biasanya sudah mulai tembus Rp100 ribu, kini masih bertahan di harga Rp80 ribu per kilo.
Begitupun dengan tomat, masih normal Rp25 ribu per kilo, bawang merah Rp40 ribu dan bawang putih Rp35 ribu per kilo.
Namun, beberapa pedang memprediksi harga ini tidak akan bertahan hingga Natal nanti. Mereka memprediksi kenaikan akan mulai terjadi di Desember.
Dedi salah seorang pedagang mengatakan komoditas yang diprediksi akan mengalami lonjakan harga tinggi adalah cabai dan bawang merah. Bahkan menurutnya harganya akan naik hingga 2 kali lipat.
“Setiap tahun kan selalu begitu. Naik sampai Rp150 ribu. Juga pernah naik Rp200 ribu. Bawang juga begitu naik sampai Rp80 ribu. Tapi tetap saja dibeli masyarakat. Karena kan memang dibutuhkan,” tuturnya saat ditemui, Senin (15/11/2021).
Ia mengatakan kenaikan harga bukan sengaja dilakukan pedagang, tetapi memang karena harga pengambilannya juga sudah mahal. Belum lagi kadang stoknya sangat terbatas.
“Biasanya itu kita lebih bayak kiriman karena lokal kan masih sedikit. Dan itu belum memenuhi kebutuhan masyarakat di Mimika,” ungkapnya.
Pedagang lain, Tiara mengatakan harga cabe dan bawang akan terus mengalami kenaikan hingga Natal dan Tahun Baru nanti.
“Pasti akan naik. Kita lihat saja. Pasti naik,” katanya.
Kenaikan harga bahan pokok di pasar jelas Tiara bukan pedagang ingin mengambil untung banyak, tetapi karena memang harga belinya yang tinggi. Pedagang hanya menyesuaikan. Hanya dinaikkan Rp2.000 sampai Rp3.000 per kilonya saja sebagai selisih keuntungan
“Jadi kadang orang bilang katanya kami sengaja permainkan harga, tapi itukan kita naikkan karena harga ambilnya juga naik. Kita hanya untung sedikit. Yang penting ada saja,” jelasnya. (Anti Patabang)