Harga Bahan Pokok Melambung, Disperindag Beri Penjelasan
Papua60detik - Beberapa jenis bahan kebutuhan pokok di Timika belakangan ini mengalami lonjakan harga.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Mimika, Petrus Pali Ambaa menjelaskan, hal itu terjadi karena berkurangnya stok lokal akibat permintaan yang melonjak di akhir tahun.
Ia mengakui, lonjakan harga itu sangat terasa dan dikeluhkan masyarakat.
"Bisa dipahami terkait terbatasnya stok dari luar karena daerah pemasok juga mengalami hal yang sama. Bahan pokok hanya mencukupi untuk daerah tersebut," ujar Petrus Pali Ambaa, Rabu (10/01/24).
Diberitakan sebelumnya pedagang Pasar Sentral, Jessi mengaku harga cabai mencapai Rp150 ribu.
"Pembeli yang baru turun ke pasar pasti terkejut karena harga naik baru per hari ini," kata Jessi ketika ditanyakan bagaimana reaksi pembeli yang mengunjungi dagangannya, Selasa (09/01/24).
Selain cabai, tomat juga mengalami kenaikan. Tomat naik menjadi Rp. 70 ribu dari Rp.45 ribu. Diantara bahan pokok yang terbilang normal sampai hari ini adalah bawang putih dan bawang merah.
Terkait cabai, Petrus mengatakan kenaikan harganya tak sebesar yang disebutkan pedagang.
"Data yang ada di kita, harga cabai itu adalah Rp100 ribu dan kenaikan harga tersebut berlaku per hari ini," katanya. (Martha)