Harga Pupuk Tinggi Petani Kadun Jaya Mengadu ke Anggota DPRD
Marianus Tandiseno saat melakukan Reses I di Aula Brigif KM-11, Kamis (9/2/2023). Foto: Faris/ Papua60detik
Marianus Tandiseno saat melakukan Reses I di Aula Brigif KM-11, Kamis (9/2/2023). Foto: Faris/ Papua60detik

Papua60detik - Tingginya harga pupuk menjadi masalah serius yang dihadapi petani di Mimika khususnya petani di Kadun jaya, 

Keluhan soal harga pupuk itu mereka sampaikan kepada Anggota DPRD Mimika, Marianus Tandiseno saat melakukan Reses I Masa Sidang I di Aula Brigif KM-11, Kamis (9/2/2023).

“Contohnya sekarang ini, kita sangat susah sekali untuk membeli pupuk, bagaimana kita bisa beli, kalau harganya saja mahal, sedangkan hasil panen tidak seberapa,” kata Abdi mewakili rekan petaninya.

Menanggapi keluhan yang disampaikan para petani ini,  Marianus menyebut akan menyampaikan hal tersebut kepada instansi yang berwenang. 

“Memang di Timika pupuk sangat langka, sehingga kalau dijual harganya sangat mencekik, tapi akan saya bicarakan ke Dinas Pertanian,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa pemerintah bisa mensubsidikan pupuk dengan syarat terdaftar sebagai kelompok tani di Dinas Pertanian, dan memiliki ktp yang vaild.

“Jadi saya harap kelompok-kelompok tani ini mendaftar di Dinas Pertanian, agar bisa didata ulang untuk bantuan pemberian pupuk subsidi. Tapi harus memiliki KTP yang vaild, kalau KTP tembak atau KTP nasional tidak akan terbaca di sistem,” ujarnya. (Faris)