Honorer Kuota 600 Pertanyakan Jadwal Tes
Unjuk rasa massa Honorer kuota 600 di Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Selasa (23/8/22). Foto: Terry/ Papua60detik
Unjuk rasa massa Honorer kuota 600 di Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Selasa (23/8/22). Foto: Terry/ Papua60detik

Papua60detik - Honorer kuota 600 mendatangi Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika untuk mempertanyakan jadwal pasti tes, Selasa (23/8/22). Jadwal tes yang sudah dijanjikan sejak Desember 2021 lalu hingga kini belum terealisasi.

Pantauan Papua60detik, massa honorer kuota 600 yang sebagian besar merupakan putra asli dua suku besar Amungme dan Kamoro serta beberapa honorer lainya berkumpul di Jalan Cenderawasih. 

Mereka kemudian bertolak menuju Kantor Puspem menggunakan kendaraan roda dua dan empat sambil membawa spanduk menuju Kantor Pusat Pemerintahan di SP3.

Honorer kuota 600 yang dipimpin Nikolaus Kanunggok menuntut segera dilakukan tes lanjutan serta penetapan 600 honorer menjadi CPNS Kabupaten Mimika.

Dalam bentangan spanduk bertuliskan 'Terima Kasih Bapak Bupati Sudah Akomodir Kami Dalam Formasi 600', 'Gerakan peduli Kuota CPNS 600 Kabupaten Mimika menuntut untuk segera melaksanakan tes kompetensi dengan kuota 600 yang telah ditetapkan untuk kuota  di Kabupaten Mimika'.

Pada spanduk lain tertulis, 'Kami mendukung kebijakan Bupati Mimika terkait kuota 600', 'Kami mendukung kinerja PEMDA Kabupaten Mimika dalam memperjuangkan sumber daya manusia AK (Amugme Kamoro) Papua dan umumnya salam 600. Hidup Bupati, hidup Sekda, Hidup BKD'.

Dalam orasinya, Nikolaus mengatakan bahwa kedatangan mereka kuota 600 ke pusat pemerintahan untuk mempertanyakan nasib yang hingga kini tidak kunjung untuk melakukan tes.

“Kami datang kesini minta kepada Bapak Bupati, Sekda bapak kepala BKD untuk segera laksanakan tes kuota 600. Dan jadwal untuk tes, kami jangan hanya dikasih pengumuman lulus formasi 600 namun kami tidak pernah menjalani tes sehingga kami tidak pernah punya NIP,” tuntutnya.

Ia mengatakan, sudah mendapat pengumuman dari BKD tanggal 13 Oktober 2021 namun sampai saat ini belum melaksanakan tes lanjutan. Janji hanya tinggal janji, jadwal tes tak kunjung pasti.

Di hadapan Staf ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Hendritte Tandiono para pendemo membacakan tiga poin tuntutan.

Pertama menuntut segera melaksanakan test kompetensi kuota 600 yang telah ditetapkan untuk kabupaten mimika.  Kedua, mereka menuntut tidak ada lagi intervensi untuk membatalkan, menunda atau bentuk gerakan apapun dari pihak lain menyangkut pelaksanaan test kompetensi. Ketiga,  sesegera mungkin dilaksanakan test kompetensi terhitung mulai hari ini Kamis tanggal 23 Agustus 2022 sampai pada waktu yang ditentukan oleh Pemda Mimika.

“Pernyataan sikap sudah kami terima dan selanjutnya kami akan menyerahkan surat pernyataan sikap kepada bapak Bupati selaku pengambil keputusan terkait pelaksanaan tes bagi honorer kuota 600 yang sudah ada nama," ujar Hendritte.

Usai menyerahkan pernyataan sikap ke Hendriette, sebanyak lima perwakilan pendemo dijanjikan untuk ikut dalam pertemuan bersama Bupati. Sementara massa lainya meninggalkan halaman pusat pemerintahan. (Terry)