Indeks Inovasi Rendah, Pemkab Beralasan Masalahnya di Dokumentasi & Pelaporan

- Papua60Detik

Peserta menyimak materi pada progress meeting pelaporan inovasi daerah tahun 2024, Rabu (10/07/2024). Foto: Martha/Papua60detik
Peserta menyimak materi pada progress meeting pelaporan inovasi daerah tahun 2024, Rabu (10/07/2024). Foto: Martha/Papua60detik

Papua60detik - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Mimika gelar progress meeting pelaporan inovasi daerah tahun 2024, Rabu (10/07/2024).

Kegiatan berupa diseminasi jenis, prosedur dan metode penyelenggaraan pemerintahan daerah yang bersifat inovatif.

Sekretaris Bappeda Mimika, Joseph Manggasa menjelaskan, kinerja penerapan inovasi daerah dilakukan dengan mengukur indeks inovasi daerah. Indeks Inovasi Daerah adalah laporan informasi data inovasi daerah, yang dinilai dengan cara menganalisa variabel dan indikator yang telah ditetapkan. 

Adapun hasil penilaian inovasi daerah untuk tahun 2023, Kabupaten Mimika menempati urutan 391 dari 415 kabupaten, dengan skor indeks 2.10 atau kurang inovatif.

Ia beralasan, selama ini sudah banyak inovasi yang lahir dari OPD di Kabupaten Mimika. Hanya belum terdokumentasikan dengan baik dan dilaporkan secara benar kepada pemerintah pusat melalui Kementerian dalam Negeri. 

"Pelaporan Inovasi Daerah tahun 2024, telah dibuka di awal Juli dan akan ditutup pada 02 Agustus. Untuk itu ditargetkan penginputan semua OPD selesai pada tanggal 29 Juli 2024. Lebih cepat lebih baik," kata Joseph.

Staf Ahli Bidang Politik Hukum dan Pemerintahan Setda Mimika, Yakobus Kareth mengingatkan, inovasi merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pelayanan.

"Pemerintah pusat juga akan memberikan penilaian dan penghargaan terhadap pemerintah daerah yang berhasil melaksanakan inovasi itu," katanya. (Martha)




Bagikan :