TNI Tambah Personel di Lokasi Rawan Papua
Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto. ANTARA/Dokumentasi pribadi
Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto. ANTARA/Dokumentasi pribadi

Papua60detik - Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto mengatakan akan menambah prajurit di sejumlah titik rawan di Papua. 

Langkah ini sebagai respon atas pembakaran pesawat dan penembakan terhadap pilot maskapai AMA di Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Lucky mengakui saat penembakan terhadap pilot Nicholas F Goselin, Kamis (2/7/2026), tidak terdapat pos aparat keamanan di lokasi kejadian.

"Memang benar di Balinggama yang menjadi tempat kejadian perkara penembakan pilot Nicholas Goselin tidak ada pos keamanan," kata Lucky seperti dilansir ANTARA, Sabtu (4/72026).

Menurut dia, pos aparat keamanan terdekat berjarak sekitar 40 kilometer dari lokasi kejadian dengan kondisi medan pegunungan.

Ia mengatakan kondisi serupa juga terjadi pada penyerangan terhadap pesawat Smart Air di Lapangan Terbang Korowai, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, pada 12 Februari lalu yang menewaskan dua kru pesawat.

Karena itu, TNI akan mengevaluasi pengamanan di wilayah-wilayah yang belum memiliki pos aparat keamanan, khususnya yang menjadi lokasi pelayanan penerbangan perintis.

"Kami sudah menyampaikan kepada Uskup Jayapura Yanuarius You, mungkin bisa berkolaborasi untuk mengidentifikasi daerah-daerah yang membutuhkan penambahan dan penebalan aparat keamanan," ujar Lucky.

Ia berharap, kolaborasi tersebut dapat meningkatkan perlindungan bagi masyarakat sekaligus menjamin kelancaran pelayanan di daerah-daerah terpencil.

"Penempatan aparat keamanan di titik-titik tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman sehingga masyarakat tetap mendapatkan pelayanan," katanya. (Redaksi)