Investasi Sosial PT Freeport Hampir Rp2 Triliun di 2023
Salah satu warga menjalani pemeriksaan mata di Puskesmas Mapurujaya dalam kegiatan bakti sosial PTFI, Rabu (27/3/2024). Foto: Dok/Papua60detik
Salah satu warga menjalani pemeriksaan mata di Puskesmas Mapurujaya dalam kegiatan bakti sosial PTFI, Rabu (27/3/2024). Foto: Dok/Papua60detik

Papua60detik - PT Freeport Indonesia (PTFI) menggelontorkan hampir Rp2 triliun pada program investasi sosial khususnya terhadap Orang Asli Papua (OAP) pada tahun 2023.

Presiden Direktur PTFI Tony Wenas saat ditemui di Timika, Jumat (5/4/2024) mengatakan, investasi sosial itu sebagai wujud komitmen terhadap masyarakat Papua. PTFI berkomitmen tumbuh dan berkembang bersama masyarakat di sekitar wilayah operasi tambang.

Tony mengatakan, investasi sosial ini akan dilakukan selama perusahaan beroperasi 

“Kami akan terus melanjutkannya hingga operasi penambangan ini selesai, apakah pada tahun 2041, atau mungkin diperpanjang oleh pemerintah hingga tahun 2061 atau mungkin lebih,” ujarnya. 

Selain itu, PTFI katanya akan terus melakukan  penambangan secara aman, berkelanjutan.

Pada HUT ke-57 tahun ini, PTFI bakti sosial berupa pelayanan kesehatan mata dan operasi katarak gratis bagi warga Mimika di wilayah pegunungan, kota sampai ke pesisir.

Dalam bakti sosial ini sebanyak 1.066 warga mendapat layanan pengobatan mata. 52 warga mendapat layanan operasi katarak dan lebih dari 500 yang mendapat bantuan kacamata penglihatan gratis. (Faris)