Jelang Nataru Stok Daging Babi Tersedia, Harga Lebih Mahal
Papua60detik - Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Mimika, drh Sabelina Fitriani memastikan pasokan daging babi di Mimika tersedia jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Namun, harga daging babi dipastikan lebih mahal dibanding tahun lalu. Pasca virus African Swine Fever (ASF) ketersediaan babi di Mimika berkurang drastis. Para peternak pun menyimpan ternaknya untuk d jual di Nataru.
Baca Juga: Bakal Diresmikan Menkop, Koperasi Merah Putih di Atuka Diproyeksi Jadi Penggerak Ekonomi Lokal
"Saat ini, peternak tidak menjual karena menunggu Nataru baru dijual. Tetapi yang jelas nanti untuk Desember daging babi tersedia walaupun harga masih mahal," ujar Fitriani saat diwawancarai, Senin (02/12/2024).
Untuk menekan harga daging babi, Dinas Peternakan memfasilitasi pertemuan peternak dan pemotong untuk membahas kesepakatan terkait harga. Di mana sebelumnya harga babi Rp250 ribu per potong menjadi Rp180 ribu per potong.
"Mudah-mudahan itu bisa disepakati. Artinya jelang Nataru ini, mereka tetap komitmen dengan harga yang sudah ditentukan," katanya.
Disnakeswan akan melakukan rapid test terhadap ternak babi sebelum dipotong untuk menjamin kualitas babi tersebut sehat dan tidak terpapar virus ASF.
"Setiap pemotongan, kita akan lakukan rapid untuk ASF di rumah potong di Jalan Pisang. Kalau negatif, baru bisa," pungkasnya. (Martha)