KAP Papua Palang Kantor Dinas PUPR Mimika
Pintu kantor Dinas PUPR Mimika yang dipalang anggota KAP Papua, Kamis (25/11/2021). Foto: Fachruddin Aji/ Papua60detik
Pintu kantor Dinas PUPR Mimika yang dipalang anggota KAP Papua, Kamis (25/11/2021). Foto: Fachruddin Aji/ Papua60detik

Papua60detik - Kamar Adat Pengusaha (KAP) Papua yang beranggotakan kontraktor Orang Asli Papua (OAP) memalang kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mimika, Kamis (25/11/2021).  

Pintu kantor Dinas PUPR dipalang dengan balok 5 X 5 lalu gagang pintunya diikat  tali. 

Mereka protes dan menuntut Kepala Dinas PUPR, Robert Mayaut memberikan penjelasan terkait paket Golongan Ekonomi Lemah (GEL) bagi pengusaha OAP. 

Ketua  KAP Papua Mimika, Vincent Oniyoma menjelaskan, tahun sebelumnya pengusaha OAP mendapat dana pembinaan dari paket GEL, tapi tahun ini belum ada kejelasan.

"Menurut penyampaian kami sebenarnya dapat Rp13 Miliar, setelah itu disampaikan lagi turun sampai 2,4 Miliar. Kami tidak terima, akhirnya kami kasih kembali, kemudian berikan waktu satu minggu tapi penjelasan dari Kadis PU (dana) itu dialihkan tahun depan," ungkapnya.

Peserta aksi ngotot, Kadis PUPR harus hadir. Mereka mengancam tidak akan membuka palang sebelum mendapat penjelasan langsung.

"Kami akan tunggu sampai beliau datang dan jelaskan kepada kami, kalau anggarannya ada. Kalau tidak ada, maka harus jelas dialihkan kemana," katanya.

Pihak kepolisian yang mengamankan aksi pemalangan itu lalu menghubungi Robert Mayaut. Ia baru akan tiba di Timika pukul 15.00 WIT dari Jayapura. 

Hingga berita ini ditulis, sejumlah kontraktor masih menunggu dan bertahan di Kantor Dinas PUPR Mimika. (Fachruddin Aji)